REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI
Ia hanya menatap cahaya lampu di atas meja itu — cahaya manusia yang sederhana, rapuh… tapi hangat.
Dan entah mengapa, untuk pertama kalinya, ia merasa ingin melindungi sesuatu yang kecil seperti itu.
Sementara itu, di dunia Lumeris, dunia yang penuh dengan cahaya. Di singgasana tinggi, Dea Lira, wanita agung berambut putih panjang, dengan mata biru muda bercahaya, berdiri seperti badai yang menunggu untuk meledak.