Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Vidia menoleh dengan wajah angkuhnya. Aku menarik sudut bibir, kemudian berucap lembut, "Kamu harus baik-baik di sini, Maduku Sayang." Perempuan berambut pirang itu tersulut emosi. Namun, aku harus segera pergi karena Yuni harus di makamkan lepas asar nanti. Genta yang sudah aku hubungi tadi merasa terkejut karena tidak menyangka maduku akan senekat ini.
9.927.0K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as mada
Read
+Library
Dinikahi Calon Adik Ipar

Dinikahi Calon Adik Ipar

sapa Mada yang baru saja datang. Sambil menunggu makanan matang, mereka pun mengobrol santai. Tawa renyah seketika menggema ketika Mada memohon pada mertua adiknya agar tidak menyinggung soal jodoh. “Mana tahu jodoh saya sebenarnya putri duyung. Takutnya dia malu, terus nggak mau nongol-nongol karena belum apa-apa udah digibahin,” canda Mada.
1033.6K viewsCompletedAdded to Library 773 Times as mada
Read
+Library
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

tanya Oscar dengan sumringah kepada Mada yang mengangguk pelan lalu menunduk. Kedua kakinya dia turunkan sedangkan tangannya sibuk memijat tengkuk. "Ya." "Kapan kamu akan mencoba ramuan pembesar p3nis? Oh Mada, itu dari teman papa. Madu asli bikin stamina kamu makin jos!" celoteh si kakek tua dengan bersemangat. "Pa, apa tujuan papa?" tanya Mada kepada Oscar yang masih sumringah, menunjukan senyumnya yang paling lebar seraya mengelus kepala anjing golden retriever miliknya yang juga sudah berusia renta.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as mada
Read
+Library
MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU Bab 12 Hamil "Huwek!" "Huwek!" "Kamu kenapa, Mel?" "Gak tahu, Mbak. Nyium bau nasi goreng malah mual banget. Huwek ... huwek."
5.4K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as mada
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Icha, sini hp Mama. Mama mau ngomong sama Mbak-mu.” Icha memberikan ponsel itu pada Mama Mas Wira. Icha kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan makannya. Aku sendiri sudah menghabiskan makananku. “Ma, Leya nggak bisa pulang liburan akhir tahun ini. Salam untuk calon adik iparnya Leya ya. Bilangin ke Wira jangan terlalu dingin ke Fita.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as mada
Read
+Library
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

* Matahari telah bersinar dengan terang ketika aku sedang menjemur pakaian di belakang sekaligus menyapu halaman, tiba-tiba tanpa ku sadari maduku sudah berdiri di belakangku dia terlihat sedang menjemur handuknya, dan menetap untuk beberapa saat kepadaku. Sesaat kami saling melihat dalam situasi canggung mungkin dia sungkan untuk menyapaku dan akupun malas untuk berbicara dengannya. Hingga akhirnya dia memilih melangkah dan masuk kembali ke dalam rumah. "Untuk apa coba dia harus menatapku seperti itu, dasar pelakor," sungutku dengan perasaan tidak rela dan kesal. Aku telah menyiapkan sarapan sejak subuh dan ketika aku sedang sibuk mencuci piring tiba-tiba ibu mertua menyuruh Adelia untuk me
7.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as mada
Read
+Library
Mama Muda Milik sang Konglomerat

Mama Muda Milik sang Konglomerat

Ucap Kafka, karena ingatannya cukup kuat. “Iya, kamu benar. Kok bisa tahu?” “Kayaknya saya pernah lihat kamu di majalah bisnis.” “Kalau kamu?” Tanya Tigran, ia tidak bisa mengingat dengan jelas siapa pria itu. “Saya pemilik rumah sakit Mayapadi.” “Ah ya, soalnya kamu terlihat nggak asing sih.” “Kamu juga,” ucap Kafka lalu tertawa.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as mada
Read
+Library
Batal Di Madu

Batal Di Madu

tanya Raga penasaran. Seketika beberapa orang mungkin yang mengerti kata itu terkekeh saling pandang sepertinya sedang mengejek. “Walah kamu enggak tahu kata itu, dasar udik sekali dia, penampilan seperti orang kaya jangan-jangan kreditan semua ini. Madesu itu singkatan masa depan suram,” sahut pria tua itu kembali menertawakan Raga bersama dengan orang-orang itu.
7.6K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as mada
Read
+Library
Tergoda Mama Muda

Tergoda Mama Muda

Dia berdiri dan menyambangi Sekar, yang sedang menyusun aneka makanan di dua meja prasmanan, bersama Utari dan Naysila. "Bisa tolong antarkan ini?" Sekar menunjuk nampan yang berisikan banyak gelas es serut. "Ke para Bapak manja itu," sambungnya. "Bisa, Bu," sahut Harvitha. Perempuan berkaus biru muda itu mengangkat nampan dan melenggang menuju kumpulan pria. Maudy yang baru muncul ke dekat meja, menyenggol lengan kanan Sekar yang sedang menambahkan saus asam manis ke piring udang crispy.
120 viewsOngoingAdded to Library 3 Times as mada
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

Aku tidak tahu ke mana sekarang, karena Anita dan Akila Aku tinggalkan di sana. "Tidak mungkin itu Mereka." Aku tidak tahu harus bagaimana? "Handphone." Aku berhenti, kemudian mengambil handphoneku. "Ma, Kenya tersesat." Aku mengirim pesan pada Mama, sayangnya tidak ada signal. Tok…tok…tok Pintu mobil di ketuk dari luar Aku spontan menoleh. "Nak, bisa antar bapak ke rumah?" tanyanya. Dia adalah laki-laki tua yang pernah Aku lihat.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as mada
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status