Madu Pilihan Mertua
Tangannya sibuk mengaduk adonan kue, gerakannya pelan, hati-hati, seolah sedang menenun sesuatu yang berharga.
Hari ini adalah hari ulang tahun Revan. Tanggal yang dulu selalu Maira rayakan dengan cinta, tawa, dan doa. Tapi tahun ini, ada luka besar yang bersembunyi di balik senyum tulus Maira.
Di meja dapur, Maira sudah menyiapkan semua bahan. Tepung, telur, gula, coklat leleh, semuanya tersusun rapi. Ia bahkan menempelkan catatan kecil di dinding. Isi catatan itu adalah, “Kue coklat spesial untuk orang yang pernah aku cintai sepenuh hati.”
Hot Chapters