Jiwa yang Berbeda
Menu pagi itu adalah bubur gurih dengan cincangan sayur dan daun bawang yang harum, ditemani ayam kecap, telur rebus, buah pisang, serta pancake madu.
Yasmin mempersilakan Adrian untuk mulai makan, namun pria itu hanya mengernyitkan alis, menatap sendok di atas nampan. Yasmin sempat terdiam sesaat, berpikir keras. Oh, tentu saja! Pikirannya kembali ke masa-masa ia merawat anak sulungnya yang sakit. Ia segera mengambil selembar tisu, memasangkannya di leher Adrian agar tidak kotor, lalu mulai menyendok bubur setelah memastikan suhunya hangat kuku.
"Bismillah dulu ya, Kak," ucap Yasmin tulus.
Hot Chapters