Gulai Ari-Ari Untuk Anakku
Untungnya daging sudah selesai ia rebus, dan tinggal memotong-motongnya saja lagi.
"Mail lapar Buk, mana bisa tidur kalau lapar," jawab Mail. tangannya sembari memegangi perut kurusnya.
"Sebentar, ya. Ibu masih masak," ucap Atika sembari menggiling bumbu.
"Ibu masak apa? kok baunya amis Buk?" ternyata Mail mencium aroma amis, dari ari-ari yang direbus Atika.
"Ohh, Ibu masak tetelan Sapi dong. Kan, kamu bilang mau lagi. Jadi ibu beli tadi," jawab Atika berbohong.
Hot Chapters