Neng Zulfa
Entah karena gelitikan dari mana aku mengangkat kedua sudut bibirku mengingatnya.
Semua makanan sudah tersaji di meja makan. Udang tepung, telur goreng mata sapi, dadar gulung, perkedel kentang, sayur sop ayam, sambal kecap, sambal ale klotok, bendoyo terong, dan yang menjadi penguasa meja, sayur lodeh tewel atau nangka muda dan pepaya buatan Umi.
“Ini beneran, Mi. Zulfa membantu Umi masak?”
Hot Chapters