Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)
jawab Haira penuh semangat.
“Luar biasa!” Salwa ingat, ia pernah mendatangi ustadzah kelas Haira. Menanyakan bagaimana keadaan Haira. Ustadzah itu bilang, Haira masih pemula. Secara membaca, Haira memang bisa dibilang lancar, tapi pembawaan sebelumnya, membaca makhorijul huruf tidak tepat. Ia tidak menyangka, baru sebulan Haira sudah bisa menaiki tangga, masuk ke kelasnya.
“Lakukanlah karena Allah, supaya Allah terus membantumu,” imbuh Salwa.