Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan
“Saya hanya menjalankan perintah atasan.”
Malika menoleh ke baki itu, ada ayam goreng krispi, saus, cah kangkung, sambal, perkedel, juga buah segar. Bukan makanan standar rumah sakit. Jauh lebih mewah.
Saat ia masih bingung, perawat itu menunduk sedikit, lalu berbisik di dekat telinganya. “Ini perintah langsung dari Tuan Mark.”