Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

Kelvin tersenyum simpul setelah mendapati makanan itu. "Sama-sama, tapi seharusnya saya yang lebih pantas mengatakan kalimat itu, lantaran tuan sendiri yang sudah rela menjaga seluruh keamanan rumah Allah yang tampak begitu amat mulia ini!" kata gadis muda itu balas menjawab meski jari jemari beserta tangannya tengah disibukan dengan minyak lampu lentera yang akan ia pasang di atas tonggak Mushola. Lalu berlalu meninggalkan lelaki itu yang sedang menikmati makanan sambil mengangguk pelan dan menampakan senyuman sebagai isyarat dari pengganti kata 'silahkan', kepada gadis muda itu yang kini kian berjalan menelusuri gang gang perumahan sepanjang tepian aliran sungai, menemukan beberapa anak an
9.53.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Dia Milikku

Dia Milikku

ucap Sinta kepada Dita. "Iya deh iya boleh bangetlah masak iya sih mau di tengokin teman tapi di larang kan ya gak mungkin, eh tapi kalau kesini jangan cuman bawain buah lah ya, bawain tahu sama tempe juga kek biar enak hehe," ucap Dita sambil tertawa. "Yaelah iya deh iya pokoknya gampang kalau soal itu nanti aku bawain yang banyak deh buat stok di kulkas kmu ya, hehehe" ujar Sinta.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Kasus Kematian Ganda Di Tenda Posko

Kasus Kematian Ganda Di Tenda Posko

Suasana toko yang sedang sunyi membuat Malik mudah untuk mengobrol dengan satu pekerja wanita yang sedang mengatur display kerupuk di rak besi siku lubang. “Kak, di antara semua jenis kerupuk, mana yang paling kakak rekomendasikan?” Pekerja itu menoleh dan berkata dengan nada ramah. “Kalau yang paling laris adalah kerupuk ikan tenggiri dan juga keripik ubi sambal ikan teri. Dua macam itu yang paling banyak peminatnya.” Malik mengangguk. “Ya. Itu benar, saya juga sangat suka dengan dua jenis itu. Tapi saya kira itu sudah agak umum dimakan ibu saya. Kalau kakak sendiri apakah ada kerupuk yang lebih menjadi favorit?”
51.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

“Saya hanya menjalankan perintah atasan.” Malika menoleh ke baki itu, ada ayam goreng krispi, saus, cah kangkung, sambal, perkedel, juga buah segar. Bukan makanan standar rumah sakit. Jauh lebih mewah. Saat ia masih bingung, perawat itu menunduk sedikit, lalu berbisik di dekat telinganya. “Ini perintah langsung dari Tuan Mark.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Melihat daging kelinci ini pun, rasanya aku menginginkan sate Madura atau tongseng kelinci. “Andai kita punya kecap." Tiba-tiba aku mengatakannya tanpa kusadari. “Kecap? Apa itu, Tuan Akion?” Aku menatap Levian memelas, sepertinya di sini tidak ada. Keinginan ini semakin memuncak. “Kecap itu berasal dari fermentasi kedelai dan gula Jawa. Rasanya sangat enak, manis di mulut, tapi kaya cita rasa. Rasa yang sungguh membuat ketagihan.”
9.883.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai malika kecap
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Godaan Kupu2 Malam

Godaan Kupu2 Malam

Wanita itu menghembuskan napas kasar. “Kuharap ini terakhir kalinya aku meladeni kelakuan binatang mereka,” maki Eva. Meski begitu Eva tidak memungkiri kesenangan yang sempat ia rasakan. Ia hanya tidak mau sampai kecanduan obat-obatan seperti teman-teman satu profesinya. Kebanyakan, para pelanggan memanfaatkan hal itu untuk melakukan hal keterlaluan pada teman-teman Eva. Apalagi untuk yang sudah kecanduan pasti akan melakukan apa saja agar diberikan barang laknat itu. Bahkan rela memakan kotoran sekalipun.
698 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Membuat Kiara kelabakan. "Aa... itu... itu maksudnya kan anak gak boleh di makan. Haram. Hehe," jelasnya terkekeh sendiri. Aish! Penjelasan macam apa itu. Ayolah, Rara terlalu kecil untuk mengerti istilah menyakitkan tersebut. "O... gitu ya ma. Hehehe," ringisnya. Dinda mengangguk kikuk. "Emm, kalau begitu bobok dulu yuk."
8.715.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Jenar duduk santai sambil sesekali mengusap perutnya. Di sampingnya Quila sedang menikmati es krim cokelat bersama Mbak Salamah, salah satu khadamah yang juga sedang menikmati es krim rasa vanila. “Akhirnya, anteng juga ya Mbak Salamah.” “Nggih, Ning. Duh, kirain Ning Quila mau jadi gadis kalem lah malah sama saja kayak Gus Aslan.” Salamah mengucap sambil terkekeh.
9.926.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai malika kecap
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

ucapnya. Izza yang sedang menikmati sayur nangka muda dan sambel plus mendol (tempe dikepal lalu digoreng), mendadak menjadi sulit menelan makanan. Ia merasa tak mampu menikmati makanan buatan mertuanya. Izza merasa sangat malu. Yah, memang dia sedang dipermalukan. Oleh kakak ipar tertuanya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai malika kecap
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status