Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia Malam Sultan

Rahasia Malam Sultan

Ia meletakkan pena bulunya perlahan, lalu bersandar pada kursi kayu ek miliknya dengan tatapan mata yang berkilat. "Jika kondisinya memang demikian... maka biarkan saja para wanita bodoh itu melanjutkan aksi mereka." Sepasang matanya menatap kosong ke arah jepitan lilin ruangan yang mulai meleleh turun. "Orang-orang yang sedang dikuasai oleh rasa marah yang besar akan selalu membuat kesalahan fatal dalam langkah mereka," batin Malik sinis. "Aku hanya perlu duduk manis menunggu sampai momentum yang tepat untuk menghancurkan mereka semua sekaligus."
10890 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as malo's
Read
+Library
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

TV menyala tanpa suara, sekadar latar agar heningnya malam tak terdengar terlalu telanjang. “Papa,” panggil Dion pelan, matanya masih menatap layar. “Besok aku boleh bawa mainan ke sekolah nggak?” Bram menoleh, tersenyum kecil. “Boleh. Tapi jangan bawa yang besar, nanti tas kamu penuh lagi.” “Mainan dinosaurus yang kecil aja, ya.” “Yang gigi tajam?” Dion mengangguk cepat. “Iya! Om Anthony bilang dinosaurus itu makhluk kuat, tapi bisa punah cuma karena sombong.”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as malo's
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

ujar Master Li Mo. "Baiklah, baik. Jika kau ingat Guru Suleiman memiliki seorang musuh bebuyutan dari golongan bangsawan yang telah menindas rakyat kecil di seluruh dunia taklukkannya, dialah Kaisar Pitbrit yang Agung. Satu hal yang perlu kau tau, musuh Guru Suleiman sebenernya bukanlah Kaisar Pitbrit, akan tetapi apa yang dia miliki. Sekitar dua abad lalu, ada seorang ahli bela diri terkuat hingga saat ini yang ingin menjadi orang suci dengan mengasingkan diri. Orang suci itu, bernama Maula El Abra. Dia punya pengaruh yang kuat di era itu, karena terlalu besar pengaruhnya, orang-orang yang menjadi pengikutnya sangat anti terhadap orang-orang cacat yang ingin menjadi pengikut Maula El Abra d
102.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as malo's
Read
+Library
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

"Kalau kau menang, aku akan selamanya bertunduk, menjunjung tinggi keberadaan mu sebagai bos besar.... Tapi sepertinya aku agak merasa ragu, haha!" Lima belas menit mereka masih mengoceh memberikan ancaman, akan tetapi Kelvin hanya membalasnya dengan diam, lagi pula siapa yang peduli, gumamnya. Agaknya malam ini akan turun hujan rinai, bahkan permukaan, batu bata, kaca-kaca masih saja lembab menyisakan buliran-buliran embun kala setelah reda hujan. Terdengar ramai suara ketawa ketiwi orang orang yang lalu lalang sambil melebarkan payung warna warni, bergerombol berjalan menuju suatu gedung bernama season city yakni tempat seluruh barang-barang antik, modern, hingga epic dijajakan didalam san
9.53.9K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as malo's
Read
+Library
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Karbondioksida yang keluar dari lubang hidung ini terasa hangat di balik masker ini. Aku merasa makin jatuh terperosok dalam kegiatan hitam sebuah laboratorium terselubung. “Apa itu inti dari project Darah Malaikat?” tanyaku pelan. Daffar mengangguk. “Yap! Benar sekali. Darah Malaikat hanya penamaan untuk darah yang tak bereaksi itu. Tapi, tujuannya adalah menemukan pemilik darah itu,” jawabnya dengan ... antusias.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as malo's
Read
+Library
MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

"Hapus ajalah video itu, malu gue!" "Lho ngapain malu?" "Bokap gue bisa marah kalau gue ketahuan masih nyanyi-nyanyi!" "Ya elah gitu amat bokap lu, bukannya dukung anaknya. Lagian lu kan dah gak sekolah, ya gak papa kali nyanyi bentar." "Iya, tapi gue disuruh cari kerja bukan nyanyi-nyanyi! Hapus ajalah, Gy! Gue gak mau kena masalah."
9.959.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as malo's
Read
+Library
Malaikat Elang

Malaikat Elang

“MOMI…, teriaknya histeris. Mobil segera berhenti dan pemiliknya langsung bergegas keluar, berlari ke selokan tempat Friska nangkring. “Sori Fris, gua ngak sengaja”. Suara ini sepertinya gue kenal deh, Friska menengadah. Tuh kan benar, siapa lagi kalau bukan malaikat Elangnya. Mau apa sih nih orang? Tanpa mengindahkan uluran tangannya Friska berdiri dan berjalan meninggalkannya. “Fris, gue benar-benar minta maaf. Gua bakalan tanggungjawab,-“
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as malo's
Read
+Library
MALAM TANPA WAJAH

MALAM TANPA WAJAH

Setiap langkah terasa lebih berat dari biasanya, dan udara malam terasa semakin dingin. Tangan Alia gemetar ketika ia melewati lorong yang menuju ke bagian rumah yang jarang ia kunjungi. Itu adalah bagian rumah yang selalu dihindari atau ruangan yang dikenal sebagai "ruangan terlarang." Ruangan itu adalah sebuah kamar kecil di ujung koridor, yang konon katanya, tidak pernah dibuka oleh siapa pun dalam keluarga mereka. Ayah dan ibunya selalu mengingatkan Alia untuk tidak pernah mendekati ruangan itu, meskipun mereka tidak pernah memberi penjelasan lebih lanjut.
522 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as malo's
Read
+Library
Mad Blooming Queen

Mad Blooming Queen

Di tangan kanannya gadis itu memegang sebuah tongkat berwarna putih sepanjang satu setengah meter dengan kristal merah dan ornamen magis di atas sana. Hujan darah yang mengguyur dunia Infinity saat ini sama sekali tidak meninggalkan bekas pada sosok gadis yang tengah melayang di atas sana, semua ini dikarenakan oleh keenam sayap malaikat berwarna hitam yang ada di punggung gadis itu. Ketiga pasang sayap tersebut melindungi sang gadis dari terkena air darah yang turun di atas langit. [Selamat kepada pemain 4444 yang telah berhasil mengalahkan tujuh dewa abyss dalam permainan maut terakhir Infinity.]
105.0K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as malo's
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status