Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

"Males. Mending Mama melet Daddy Baskara atau Koko Dante. Lebih cakep dari Papa. Tajir pula." "Heh!"
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as mama montok
Read
+Library
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

“Astaga, Mama kenapa duduk di bawah? Ayo bangun, Ma!” Gita menggelengkan kepalanya pelan. Beliau merasa bersalah pada putrinya. Tetes demi tetes air mata mengalir di kedua pipinya, hal itu membuat Melody sakit melihatnya. “Mama kenapa menangis?” “Bangun, Ma!” Melody mencoba membantu Ibunya untuk bediri, namun Gita terus menolak. “Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…”
933 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as mama montok
Read
+Library
JODOH PILIHAN MAMA

JODOH PILIHAN MAMA

Dilirik ekspresi Mamanya yang masih menunggu kelanjutan ceritanya. “Adit itu sering ke kampusnya Intan. Dia ngajak makan Intan habis pulang kerja. Makanya si Intan betah banget nggak balik-balik sini. Biasanya kan dia bilang mau peningkatan gizi kan, Ma?” Mata Bu Handoyo melebar. Lalu matanya mencari-cari ponselnya. “Mama mau ngapain?” “Nanya ke Intan. Beneran dia sering pergi sama adikmu?”
1044.7K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as mama montok
Read
+Library
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Secepatnya Emilio mengeluarkan air mineral dari tas ranselnya. Batuknya Yeona membuat lupa Emilio akan pertanyaannya. Emilio fokus dengan redanya batuk sang Mama karna dia tidak mau kehilangan, Mamanya setelah kehilangan, Papa. “Ma, pertanyaan itu jangan, Mama pikirkan, ya. Biar Em tidak punya, Papa, ‘kan masih ada Om Haneul,” ucap Emilio. Yeona melihatnya dengan kening mengerut, dia tersenyum manis pada putranya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as mama montok
Read
+Library
SUGAR MOMMY KESAYANGAN

SUGAR MOMMY KESAYANGAN

Mona lalu berbisik Joni "Coba lihat hidangan pembuka ini. Lobsternya terlihat menggugah selera. Ayo kita cicipi bersama." "Tentu, Sayang." sahut Joni lalu meraih sendok. Mereka pun mencicipi lobster yang segar dan merasa kelezatannya. Kemudian, Joni memotong lobster dengan penuh kecermatan: "Mona, lihat lobster ini, tampak luar biasa." Mona lalu mengambil sepotong daging sapi panggang. "Iya, dan daging sapi ini begitu lembut."
105.9K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as mama montok
Read
+Library
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Tiba-tiba, aku ngerasa jadi monster. Pelukannya melemah. Buru-buru aku ngelepasin diri dari lingkar lengannya. Langsung kabur masuk toilet dan ngunci pintu dari dalam. Ya, Tuhan! Sekarang aku yang jadi monsternya. *** Malam itu, Mama berantem lagi sama Papa. Ngga tahu gimana asal mulanya, tahu-tahu Mama teriak-teriak, dilanjutin suara barang pecah.
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 503 Times as mama montok
Read
+Library
Mommy untuk Daddy

Mommy untuk Daddy

pamit Dareen, meminta pengertian Silla. "Daddy nggak lama, 'kan?" "Enggak dong, Sayang. Nanti kalau mommy butuh sesuatu, siapa yang bantu? Oma sudah tua, pasti lelah kalau harus menjaga Silla dan mommy sendirian." "Sudah. Pergi saja! Kalian butuh asupan yang manis-manis untuk menambah tenaga," usir Nyonya Hart sambil mengeluarkan satu stel pakaian Silla dari dalam tas.
1026.7K viewsCompletedAdded to Library 935 Times as mama montok
Read
+Library
Mama Muda Milik sang Konglomerat

Mama Muda Milik sang Konglomerat

“Iya, nanti Tigran kenalin sama mama.” “Kerja apa?” Tanya mama penasaran, beliau menyesap teh hangat. “Naomi itu entrepreneur, dia punya butik tas di Kemang. Mama tau kan Zalori, butik tas yang ada di Kemang.” Mama mencoba mengingat, ia merasa pernah beberapa ke butik tersebut. Katanya pemilik butik tas itu adalah seorang single parent. Setiap pergi ke butik itu, ia tidak pernah bertemu dengan si pemilik butik, ia tidak menyangka bahwa putranya menjalin hubungan dengan wanita itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as mama montok
Read
+Library
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

Papa memang satu-satunya orang yang sayang padanya dirumah ini. Alma mengangguk, “Seneng banget.” “Kamu tuh makan di berapa tempat sih, Ma, kok lama banget?” protes mama. “Ma, aku tuh ngapa-ngapain sih salaaaaah terus di mata mama. Mau nyari ketenangan batin setitik aja masih di omelin. Masih untung aku gak pulang tengah malem.” “Kalo kamu pulang tengah malem yang ngomel bukan mama lagi, tapi Adam.”
47.8K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as mama montok
Read
+Library
Penggoda Suamiku, Ternyata Sekretaris Pribadi

Penggoda Suamiku, Ternyata Sekretaris Pribadi

goda Mama mertua sambil mencolek dagunya. “Apa makanan kesukaannya? Apa yang tidak disuka olehnya? Apakah Barnett punya masa lalu yang belum selesai? Apakah Barnett memang dingin terhadap perempuan?” Mama mertua terkekeh sebentar. “Makanan kesukaannya adalah kangkung, penyetan ayam, tahu dan tempe goreng. Dia tidak suka dengan kebohongan. Dia memang punya masa lalu yang belum selesai, maka dari itu Mama menjodohkan Barnett denganmu untuk menyembuhkan masa lalunya. Kamu pasti sudah mendengar masa lalunya dan maklumlah dengan kondisinya saat ini. Namun, kalau dia sampai menyakitimu, jangan sungkan bilang ke mama atau papa karena kamu itu perempuan yang baik dan kami percaya bisa membuat peruba
105.7K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as mama montok
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status