Pendekar Romantis
Kinanti yang merupakan tertua dibandingkan Mimi dan Galuh terlihat mengomando keduanya, sehingga kini di atas dedaunan, sudah terhampar kijang panggang yang gurih dan siap di santap, Malaki sampai ingin meneteskan air liur melihat daging yang berbau harum ini.
“Udah ga sabar yaa…ayoo kita santap segera!” Kinanti kini duduk dan diikuti Mimi dan Galuh, lalu seakan sudah di atur, Malaki duduk di tengah-tengah dan makanlah dengan lahap ke empatnya.
Pegunungan yang sejuk, dengan matahari yang mulai naik hingga 5 tombak, serta hutan yang lebat dengan dedaunan yang hijau, membuat pemandangan di sana begitu romantis.
Hot Chapters