Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MARJAN SOLID

MARJAN SOLID

Apalagi Marina sedang dalam masa mencari suami baru. Siapa tahu ketemu jodoh di jalan. *** Sambil menunggu pesanannya, Marina duduk setelah memakirkan motornya di tempat penjual sate kambing di pinggir jalan. Setelah berputar-putar mencari tempat nongkrong outdoor yang asik tanpa ribet, Marina menjatuhkan pilihan berhenti di gerobak sate yang baru pertama kali disinggahinya. Penjual sate langganannya ternyata sudah empat hari tidak jualan, sedang pulang kampung kata pemilik warung sebelahnya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as marga park
Read
+Library
Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Parkiran ini tidak berbayar, sebab sudah ada petugas yang menjaganya. Pada saat Prita hendak memasuki taman itu, netra nya tertuju pada wanita berpakaian aneh yang tak lain dan tak bukan adalah Mare. Wanita itu memang sering berkeliaran di taman atau perempatan jalan. "Mare?" lirih Prita. "Kebetulan ada si Mare tuh." Prita mengejar Mare yang sedang berjalan. "Mare? Hei!" panggil Prita membuat Mare berhasil berhenti dan menoleh ke belakang.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as marga park
Read
+Library
A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

Mencoba peruntungannya semoga saja mimpi itu tidak lagi datang untuk sementara. A.M.O.R.E.G.A @Fatamorgana16
104.2K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as marga park
Read
+Library
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Dia belajar mengenali aroma akar tanah yang bisa menyamarkan bau serigalanya, menghafal daun-daun penunda lapar, dan meramu umbi-umbian penawar racun. Hingga akhirnya, setelah setahun mengembara, Margreta tiba di Demura. Lembah terasing berbau belerang tempat kaum buangan untuk hidup. Di sanalah dia menetap, membangun gubuk kecil, dan hidup tenang selama empat tahun berturut-turut.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 23 Times as marga park
Read
+Library
Tabib Jenius

Tabib Jenius

Langit Jakarta tertutup awan kelabu ketika Ardin Siregar menginjakkan kaki untuk pertama kalinya ke kantor pusat Marga Corporation, gedung pencakar langit berlantai emat puluh yang menjulang angkuh di jantung ibu kota. Mengenakan kemeja putih yang sedikit kebesaran dan celana kain yang tak seirama warnanya, Ardin berdiri canggung di lobi mewah. Seorang satpam menatapnya curiga, namun begitu melihat kartu akses khusus dengan segel emas yang diberikan langsung oleh Kakek Marga, ia langsung membungkuk hormat. “Silakan naik, Tuan Ardin.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as marga park
Read
+Library
RADANIA

RADANIA

Dania bangkit lalu menatap Raga, "I love you forever, Raga Arsen Valario." See you next chap:)
9.54.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as marga park
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 29 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Di taman belakang konter, pria yang baru saja menolak kehadiran masa lalu tengah berdiri sambil tersenyum menyaksikan kedekatan Dyra dengan anak dan keponakannya. Keakraban mereka sungguh menarik bangga yang berujung memuja. Entah kenapa ada satu keyakinan jika wanita yang kini tengah tertawa begitu bahagia itu akan menjadi bagian hidupnya setelah kehilangan setengah kewarasannya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as marga park
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar S2

Menantu sang Jendral Besar S2

“Eh.. nona, anda bertanya kepada saya?” Darko tersenyum sambil menyapa wanita cantik berambut pirang ini. “Betul sekali, saya merasa penasaran dengan anda yang mempunyai wajah seperti orang asia tenggara. Perkenalkan saya Margaretha.” Margaretha segera memperkenalkan diri sambil menjulurkan tangan kanannya untuk berjabat tangan dengan Darko. “Saya Darko, betul sekali saya dari asia tenggara lebih tepatnya dari Nusantara,” sahut Darko sambil menyambut uluran jabat tangan Margaretha.
8.256.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as marga park
Read
+Library
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Meskipun sampai saat ini tetangga nya itu tak tau jika dia berselingkuh dengan Firman. “Sayang, kita tunggu kakak Farhan di sana saja ya?” tunjuk nya pada kursi panjang di dekat pohon yang besar, yang tak jauh dari mereka. Kedua bocah itu mengangguk. Winda segera mengajak mereka menuju kursi panjang tersebut. Baru duduk sebentar, Fira menepuk lengannya, “Mama liat ada penjual eskrim. Fira mau Ma.”
9.988.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as marga park
Read
+Library
STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU 44 Rumah itu megah sekali, besar dan sangat mewah. Pagarnya saja sepertinya cukup untuk membangun satu rumah sederhana, belum lagi pilar-pilarnya yang tinggi. Jarak antara pagar dan teras cukup jauh sehingga aku tak dapat melihat pintu berukir yang pasti sama mahalnya. Halamannya ditanami rumput Jepang, dengan bunga-bunga yang tak semuanya tumbuh di Indonesia. Dan di sudut halaman, ada kandang berisi burung-burung yang cantik. Begitu mobil kami berhenti di depan pos satpam, seorang lelaki berseragam coklat langsung berlari menghampiri. Dia berdiri di balik pagar mewah itu, menatap dengan curiga. Tubuh tegap dan rambut cepak membuatku menduga bahwa mungkin dia mantan ten
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as marga park
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status