Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Reza kemudian masuk dengan tergesa-gesa dan langsung melihatku terbaring di tengah ruang tamu, dikelilingi oleh bunga-bunga, dan mengenakan gaun ungu kesukaanku. Namun, mataku tertutup dan aku tak dapat melihatnya lagi. Melihat pemandangan itu, aku tak bisa menahan tangis. Aku mendekat dan meraba wajahku, yang sepertinya masih menyimpan bekas air mata. Tiba-tiba, aku melihat Reza berlari ke arahku. Dia bertindak seperti orang yang kehilangan akal, mengangkat semua bunga yang ada di sekelilingku sambil terus mengoceh, "Rania punya asma. Di rumah nggak boleh ada bunga! Dia bisa merasa nggak nyaman karena serbuk sari. Kenapa kalian menaruhnya di tengah bunga seperti ini?"
7.2K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as margot bunga
Read
+Library
Bercinta dengan Naga

Bercinta dengan Naga

Sebenarnya jika dipikir ia tak begitu percaya, tetapi dia meragukan ucapan Bratindra sehingga otomatis dia sedikit mempercayai laki-laki itu. “Kau bisa memanggil namaku saja,” “Baiklah,” balas Latu singkat. “Aa kau sudah percaya jika aku adalah jelmaan naga biru?” tanya Param Morris yang kini duduk di sebelah Latu. Ia mencabut setangkai bunga berwarna ungu. Belum pernah Latu melihat bunga dengan bentuk seperti itu. Kelopaknya tak begitu besar dengan serbuk sari yang berkilauan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as margot bunga
Read
+Library
Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Buket bunga itu tampak sangat mencowok dan spesial karena dirangkai jauh lebih cantik daripada dua buket lainnya. "Untuk anak manisnya Papa," ujar Sakti begitu masuk ke dalam mobil. Seiring dengan mobil yang kembali melaju pergi, Sakti mencoba membantu Ginata menggenggam dan memeluk buket mawar berwarna kecil itu, sebelum kemudian ia pun beralih menatap Citra. "Dan ini untukmu. Bunga ini bisa kamu gunakan untuk ditaruh di atas pusara Argantara."
1032.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as margot bunga
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

“Aku datang untuk memberi selamat pada Vanya, kamu lupa, ya?” Sejak lama, Rangga sudah memasang kamera pengawas di rumah, dengan rekamannya tersimpan selamanya. Dulu, Rangga tak pernah terpikir untuk menonton rekaman itu, bahkan untuk mengetahui soal keguguran Sarah. Tapi sekarang, Sarah bukan lagi sosok yang sama seperti yang tersimpan di hatinya. Rangga menyeretnya masuk ke ruang kerja. Dengan tangan dingin, dia membuka rekaman kamera CCTV.
28.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as margot bunga
Read
+Library
Sang Pewaris Pertama

Sang Pewaris Pertama

Di rumah sakit Uppercreek. Hannah sudah selesai berdandan saat ini, duduk di tempat tidur dan menunggu kedatangan Margot. Pintu bangsal didorong terbuka. Margot mengenakan jas panjang berwarna hitam sebagai luaran, dengan gaun merah panjang, terlihat sangat mempesona dan menawan. Tidak peduli dari sudut mana pun, dia adalah seorang wanita yang terlihat tenang seperti rubah betina yang bisa memikat hati orang hanya dengan satu pandangan dan senyuman.
8.43.4M viewsCompletedAdded to Library 131.6K Times as margot bunga
Show Reviews (597)
Read
+Library
bang jems
woe Napa muncul halaman crita yg berbeda ni wooee mana yg update ni.. huuuf kecewa bnget tanya nya.. mending kalo k gini hps aja apk bangke gak guna... di saat seru serunya Mala muncul crita yg lain emang dasar...
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Read All Reviews
Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Wanita cantik dengan rambut tergerai panjang itu pun kembali mendekati ranjang. Margaret duduk di tepi ranjang sambil membuka selembar kertas berwarna kuning yang terselip di antara bunga-bunga Peony putih itu. Kening Margaret mengerut saat ia membuka surat yang kini ia pegang. 'Selamat atas kelahiran anakmu, Margaret Linton. Ngomong-ngomong, kau tidak perlu tahu dari mana bunga ini datang. Aku hanya ingin surat ini, bunga ini sampai padamu.
1071.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as margot bunga
Read
+Library
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Hujan yang tak pernah datang menjumpa kini telah turun menyirami tanaman dan bunga yang hampir layu. Tapi sayang, ada bunga yang tidak bisa bertahan lagi. Namanya bunga Marguerite atau biasa dikenal dengan bunga Daisy, ia memang berukuran kecil dengan kelopak berwarna putih. Mungkin saja, ia telah lelah menunggu hujan untuk datang kepadanya.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as margot bunga
Read
+Library
GADIS LUMPUH KESAYANGAN CEO

GADIS LUMPUH KESAYANGAN CEO

Reta bisa tahu karena dia sering ke mall dulunya dengan Ninda dan membandingkan harga dengan pakaian murah di pasara. Zidan melemparkan senyuman ramah pada Reta. Dia mendekati calon menantunya itu karena sudah tahu bahwa Reta lumpuh. “Reta ya?” ucap Zidan. “Iya, Pak. Saya Margareta. Biasanya dipanggil Reta,” Reta mengulurkan tangannya pada Zidan. “Panggil aku Papa saja. Kamu kan calon istrinya Dirga,” balas Zidan. “Namaku Zidan. Diingat ya? Jangan lupa sama nama calon mertua.”
108.4K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as margot bunga
Read
+Library
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Aku memegangi perut bagian bawahku karena tidak nyaman, Renaldo menyadari ini dan mendekat untuk mengusap perutku. Aku membentak dan menepis tangannya. “Aroma di tubuhmu sangat tidak enak.” Ekspresi Renaldo berubah, dia mengendus dirinya sendiri, lalu tersenyum. “Ini aroma mawar, aku selalu menantikan hari ulang tahun pernikahan kita, jadi aku pergi ke kebun mawar lagi hari ini. Aku pergi mandi sekarang.” Aku terlalu malas untuk membongkar kebohongan Renaldo.
24.3K viewsCompletedAdded to Library 826 Times as margot bunga
Read
+Library
Kebangkitan Dewi Bunga

Kebangkitan Dewi Bunga

“Kebetulan aku sedang lapar, dan aku ingin sekali memakan seekor burung.” Ngiiiiingg! Yingge merentangkan kedua tangan. Seluruh tubuhnya mengeluarkan energi iblis berwarna merah. Krrrrrk! Akar bunga kematian muncul dari dalam tanah. Dalam sekali gerakan tangan, akar bunga kematian dengan cepat merambat ke semua utusan langit dan melilit tubuh. “Kau?! …” gadis utusan langit membulatkan matanya ke arah Yingge, “akhirnya aku menemukanmu putri iblis, Yingge?” lanjutnya tersenyum licik.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as margot bunga
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status