Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Slave Bird

Slave Bird

Walaupun ia sedikit kewalahan saat melihat mereka berlari-lari di rumahnya, tapi itu tidak buruk. Sebentar lagi Margaret akan datang. Wanita itu bekerja dengan Nathalie untuk mengurus rumah kaca yang didirikannya. Ia membuat rumah kaca untuk menanam dan merawat bunga-bunga. Seperti keinginannya yang dulu, ia menjual bunga-bunga itu.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

Tenggelam dalam pemikirannya, Jia tidak menyadari akan kehadiran seseorang. "Nona?" Bingung orang itu yang diketahui merupakan pelayan, Wanita paruh baya itu bernama Margaret. "Huft!" Membuang nafas kasar Jia sadar seketika Margaret memanggilnya, tanpa mengubah posisinya. Ia menatap Margaret yang terlihat membawa sebuah gaun beludru merah di tangannya, berdecak dalam hati Jia bangkit.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
IBU ANAKKU YANG KUCERAIKAN

IBU ANAKKU YANG KUCERAIKAN

seorang ratu yang siap mengorbankan apa pun demi mahkotanya. Wanita itu segera mendekat dengan undangan di tangannya begitu Justin selesai menuangkan wiski ke gelas kristal di sudut ruangan. Mereka berdiri sambil menatap ruang tengah yang kini sudah disulap Margareth menjadi lautan bunga lily untuk menyambut kedatangan keluarga Adam. Aroma bunga itu begitu kuat, namun bagi Justin, itu adalah aroma kematian bagi kedamaian klan mereka.
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
Bunga Takdir

Bunga Takdir

"Ini anak saya, bu." Yara menengok ke belakang begitu mendengar suara mama. Matanya tertuju pada wanita paruh baya yang sudah berdiri beberapa centi. Mama mengedipkan sebelah matanya, memberikan kode. Yara yang awalnya mengernyit bingung, segera memberi salam pada bu guru yang tidak diketahui namanya. "Cantik anaknya, ya, sama seperti mamanya." Mama tertawa pelan, "bu Wiwi bisa saja. Ya sudah, saya pamit undur diri, Bu. Mari."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Dan aku terpana melihat Jimat Kristal ini, itulah nama yang aku dengar. “Kita harus membawa kristal ini ke tempat yang aman!” kata Morlaceous. “Benar,” sahutku seraya memetik bunga disampingku dalam semak. Aku tidak tahu bunga itu adalah popwast. Bunga yang jika kau petik akan menyemburkan debu yang pekat seperti tinta ungu yang membuat mukamu ungu total. Padahal hari sedang sangat bahagia. “Haha…” Morlaceous terawa. “Seharusnya kau tahu bunga itu, Lilac. Oh, iya aku pergi dulu. Wawaghhh…”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Valeria menolak untuk tunduk. "Calvin, lupakan saja." Tania bersandar di pelukan Calvin dengan wajah teraniaya. "Hanya saja, saat ini tubuhku sangat lemah. Kudengar, Nyonya Besar Keluarga Sasmito di utara kota, punya Temulawak Ungu. Aku nggak tahu apa dia mau memberikannya atau nggak …." Keluarga Sasmito di utara kota dan Keluarga Linggar selalu berseteru.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Wajah mereka dingin, kosong, tanpa rasa. Salah satu menyodorkan map tipis. “Ini untuk pemilik bangunan.” Elena membuka map itu. Kertas di dalam terlalu kaku. Terlalu resmi. Cap notaris. Nomor sertifikat tanah. Kalimat ringkas tanpa ruang tawar. Nama perusahaan yang sudah muncul di berita kriminal lokal. Moretti Holdings. Dadanya mengeras. Napasnya tertahan. “Tenggat yang diberikan sebelumnya telah berakhir,” kata pria itu datar. “Kami datang memastikan tidak ada kesalahpahaman.”
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

Tak mau menunggu Sang Tamu, Bu Tiwel berlari dari arah belakang menuju depan dan membukakan pintunya. Tampak seorang wanita paruh baya dengan kebaya berwarna putih dengan corak bunga mawar di setiap sudut bawah, bersanggul model ukel konde bak bangsawan keraton, membuat Bu Tiwel merasa heran. "Permisi, apa benar ini rumah Ibu Tiwel?" tanya wanita itu. "Ya, benar. Sampean(kamu) ini siapa?" tanya Bu Tiwel.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
DI BAWAH KUASA SANG MAFIA

DI BAWAH KUASA SANG MAFIA

Tenggelam dalam pemikirannya, Jia tidak menyadari akan kehadiran seseorang. "Nona?" Bingung orang itu yang diketahui merupakan pelayan, Wanita paruh baya itu bernama Margaret. "Huft!" Membuang nafas kasar Jia sadar seketika Margaret memanggilnya, tanpa mengubah posisinya. Ia menatap Margaret yang terlihat membawa sebuah gaun beludru merah di tangannya, berdecak dalam hati Jia bangkit.
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Monster aneh dengan rambut acak-acakan dan badan yang hanya tersisa separuh itu meneriakkan namaku dan merangkak kepadaku dengan susah payah. Melihatku membeku di tempat, dia mendongakkan kepalanya dan tersenyum padaku. "Aku Vania." Wajahnya terpotong dari sudut mulutnya, lidahnya tinggal separuh, dan pipinya cekung, tapi aku masih mengenalinya. Vania, mantan muridku dan sahabat Marissa. Saat itu juga, aku samar-samar mengerti kenapa putriku yang selalu lemah lembut dan patuh mengabaikan peringatanku agar menjauh dari dua pria gila itu.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai margot bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status