Talak Aku, Mas!
Seketika aku menoleh, "Kamu bangga sekali ya bisa ngerti perasaan laki-laki yang berstatus suami wanita lain?"
"Sekarang dia single," balas Deva yang dari sorot matanya kelihatan sekali seolah menantangku.
Aku berdecak, "Iya, single. Itu juga setelah aku yang ajukan gugatan cerainya. Kalau aku nggak gugat, dia nggak dapat status itu."
Deva terdiam.
"Hm. Deva. Deva. Kamu pasti merasa dipilih dan diperjuangkan. Iya kan? Yah, selamat deh kalau begitu."