Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

tanya Rangga “Martabak spesial, tapi pakai telur bebek 4 sama 2 telur ayam. Terus ya Mas saya mau martabak manis tanpa kacang dan martabak saya maunya yang di tempat dulu itu,” Rangga mengangguk dan mengecup bibir Irene di depannya yang hanya diam tidak mengatakan apapun lagi. “Apa lagi?” tanya Rangga
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 173 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Terjerat Pesona Papa Temanku

Terjerat Pesona Papa Temanku

"Turun, atau mau aku yang pesenin?" Yara membuka pintu, udara malam yang sedikit dingin menyambutnya. Rambutnya tersapu angin. "Aku ikut. Biar sekalian lihat, mau topping apa." Mereka berdiri di dekat gerobak. Penjual martabak menoleh, tersenyum. "Martabak manis, Bang? Cokelat, keju, kacang?" Yara mendekat, bersandar ringan di mobil Elvaro. "Yang klasik aja. Cokelat keju. Tapi menteganya banyak."
1018.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 564 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
The Vestige

The Vestige

“Sebagai imbalan yang tak seberapa, bawalan minyak gosok ini. Rasa panasnya akan membantu meredakan rasa nyeri.” Jalanan Handini memang tersohor dengan keramaiannya. Di sana sering didirikan pasar malam yang cukup menyegarkan hari. Pedagang keliling akan berdiam di sana selama beberapa waktu, menjajakan makanan yang masih mengepulkan asap. Sangat lezat, apalagi jika itu adalah cilok. Pilihan lain selain makanan murah, bersaus, dan kenyal adalah martabak. Martabak ada dua jenis, telur dan manis. Manis karena terdapat gula, mesis, atau keju di atasnya. Jika memilih martabak telur maka seluruh mulut akan berbau daun bawang, tetap lezat dan mengenyangkan.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Berhubung hari libur, Luna hanya menghabiskan waktu di dapur dan mencoba resep baru yang baru didapatkannya di internet. "Kau lebih cocok menjadi seorang koki," komentar Marta saat merasakan bagaimana cita rasa cake lembut yang melumer di mulutnya. Wanita itu, memang mewarisi bakat sang maminya yang pintar memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah. Luna sedikit tersenyum saat ucapan sederhana itu terdengar seperti sanjungan baginya. "Mungkin lain waktu, aku akan membuka usaha kuliner, Bu."
1023.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 673 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Suami Terhinaku Seorang Miliuner

Suami Terhinaku Seorang Miliuner

Tangannya dengan lihai membalik serta melipat kulit martabak yang mana bagian tengahnya diisi dengan isian sesuai apa yang dipesan pembeli. "Ini Neng!" ujarnya sembari menyerahkan martabak yang telah tebungkus di dalam kotak yang dimasukkan ke dalam plastik. "Eh iya, Mas. Berapa?" tanyaku meraih martabakku tersebut. "Dua puluh ribu, Neng. Uang pas ya jika ada!" Aku pun mengambil uang satu lembar berwarna hijau di dalam dompetku. "Ini, Mas. Pas ya!"
1040.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Uap martabak yang gurih dan berlemak seketika menyeruak, berusaha menelan aroma sandalwood mewah yang masih menempel di kulitnya. ​"Aroma martabak kali, Are? Ini kan pakai rempah-rempah banyak, daun bawangnya juga melimpah. Mungkin baunya tercampur sama keringatku," jawab Adam dengan nada yang dibuat sealami mungkin, lengkap dengan cengiran polos khasnya. ​Areta mengernyit, kepalanya mundur sedikit karena sodoran martabak yang terlalu tiba-tiba itu. Ia menghirup aroma martabak itu dalam-dalam, lalu kembali menatap Adam dengan mata menyipit.
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 31 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Sekantung keresek berwarna bening yang begitu menampakkan isi di dalamnya, nampak tergantung di satu tangan Mayang. "Apa itu martabak telur?" tanya Adira tanpa ia sadari. Dirinya seketika menyesali pertanyaan bodoh yang mencuat dari dalam mulutnya kala mencium bau harum semerbak dari kotak kardus berwarna coklat yang dibalut dengan keresek bening di tangan Mayang.
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 220 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Aku akan menggunakan kesempatan ini untuk membelikan martabak telur seperti yang diminta adikku. "Aku nggak begitu lapar sih, Fahri," jawabku basa basi. "Sayang sekali, padahal aku-" "Ya sudah kalau kamu maksa, martabak telur saja," sanggahku tanpa malu-malu. Mobil yang kami naiki berhenti di tepi jalan, tepatnya di sebuah outlite martabak yang terletak di teras Indoraptor mart. "Bang, martabak spesial lengkap dengan acar dan cabai rawit hijau, cabainya 6 ya, Bang,"
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Dan benar saja, di rantang yang paling atas berisi rendang hampir sepenuh isi rantang dan rantang yang kedua berisi martabak ketan hitam. Yang membuat Nismara heran, kenapa tukang martabak manis buka ketika hari masih lumayan pagi ini? Bukankah rata-rata penjual martabak berjualan ketika hari sudah mulai malam ya sekitar jam empat atau jam lima sore? Atau Nismara-nya saja yang kurang update tentang penjual martabak kekinian yang tidak melihat kapan waktu harus berjualan? "Awas, Nis, makanan itu bisa-bisa ada peletnya," ucap Bu Tari, becanda.
11.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 432 Beses bilang martabak lenggang
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status