Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

Daripada hatiku dipenuhi dengki, lebih baik kuhindari mereka yang berhati toxic. Kupijat pelipis, lalu memejamkan mata. "Dek ...“ Sentuhan lembut di bahu juga suara Mas Hasan membuatku mengerjap pelan. Mas Hasan membawa sepiring martabak coklat kacang kesukaanku. “Beli martabak di mana, Mas?“ tanyaku. Mas Hasan terkekeh ringan. “Ini martabak buatan Adek. Mas tadi nyoba, eh teksturnya pas. Ayo dicobain, Dek. Mas mau bikin lagi buat Bapak-bapak tukang becak,“ jawabnya jelas.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

pelayan itu meletakan sarapan di atas nakas tepat di samping Mawar. Mawar menelan ludahnya paksa, dia sangat suka sereal dan di sana ada berbagai macam jenis sereal yang berhasil menggugah perutnya. "Sebanyak itu?" Cicit Mawar, meskipun dia menyukai sereal jika semua jenis sereal di hidangkan untuknya membuatnya bingung harus memilih yang mana. "Iya," pelayan itu mengangguk, "Tuan menyuruh kami menyiapkan ini untuk istrinya,"
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
Istri Serakah

Istri Serakah

Kedua anakku jadi akrab dengan laki-laki itu, sejak dia sering datang dan membawakan makanan. "Ini belinya di Bakmi Jowo, Yu Narti. Kalau kemarin, belinya di tukang mie keliling," sahut Mas Tomi. "Om, besok kalau ke sini bawa martabak aja, jangan mie terus, bosen aku," si Bungsu Ferina pun ikut bicara, dijawab dengan acungan jempol oleh Mas Tomi. Sudah sedekat itu mereka, seperti sudah tidak ada jarak. Kalau diperhatikan mereka seperti Ayah dan anak.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
Martabak Setan

Martabak Setan

sergah kakaknya yang muncul ke dapur. “Eh!” Devin segera meletakkan martabak di tangannya. “Astaghfirullahal’adzim ... martabak ini sepertinya memang menyimpan misteri, dia seperti setan yang menggoda manusia untuk memakannya.” Cowok berkaos oblong itu mengusap wajah.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

Xabier yang tidak mengerti, menduga-duga sendiri pemikiran Batari yang hanya diam. "Duduk. Biar aku buatkan yang baru." Batari terhenyak. Lengannya dilepas, ia melihat Xabier memakai apron dan mengeluarkan kembali bahan untuk membuat kue serabi sederhana. Berbahan tepung beras, ragi, dan santan kelapa, Xabier mulai mengaduk adonan ke dalam cetakan. Kuahnya masih tersedia, Xabier hanya perlu membuat serabi saja.
10207.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Marni segera menyuguhkan sebelumnya meminta Bibi mengambilkan piring dan mangkuk untuk Kue Serabi dan Kuah Duriannya. "Monggo di nikmati selagi masih libur puasa. Rapopo namanya masih pemulihan. Dinikmati Mpok." Marni menyuguhkan sepotong Serabi Hijau dengan disiram Kuah Durian, jangan tanya aromanya menguar apalagi dalam kamar ruangan Ber AC semakin menyala saja iman bagi yang puasa. "Maaf ye Bude, Marni, Leha malah makan depan yang Puasa. Tapi ini enak banget. Makasi. Makin lope dah!"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Lalu melipir ke kedai kecil samping warung yang menjual serabi dan martabak mini. Aku lantas memesan serabi dengan kuah gula merah yang dipisah. Banyak pembeli yang juga mengantre karena masih di jam sarapan, sehingga kedai cukup ramai. Aku pun berniat menunggu pesananku sambil duduk di kursi kayu panjang yang disediakan. Namun lagi-lagi, entah angin apa yang kembali mempertemukanku dengan sosok Azmi.
9.8421.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.9K kali sebagai martabak serabi
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Sejak hamil ke dua ini, Keke sangat suka makan martabak Mesir. Martabak Mesir itu, bukan berarti dari Mesir, dia merupakan makanan yang berinovasi dari martabak kari dari India. Berisi telur, cincang daging sapi dan bumbu-bumbu khas sebagai tambahannya. Lalu diberi kuah yang terasa pedas manis. Martabak ini juga disebut martabak Kubang, berasal dari Sumatra Barat, tepatnya daerah Kubang. "Abang makan dulu, atau mandi dulu?" kata Keke.
10329.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai martabak serabi
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Sukmawati Dewi
Cerita sederhana tapi sarat makna. Cinta bukan melulu ditampilkan dengan romantisme berlebihan. Perhatian dan kalimat sederhana sudah cukup mewakili perasaan cinta. Perlakuan dan penerimaan apa adanya terhadap pasangan jauh lebih romantis daripada sikap dan perhatian berlebih.
D'sparage Je
yang gue suka dari Bujang, dia selalu punya kejutan. cuman gue mau sedikit nyaranin aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

Bu Mawar yang menyirami tanaman bugenvil miliknya hanya tersenyum manis dan terus melakoni pekerjaannya. "Sudah sarapan Mbak?" tanya Bu Mawar tanpa menoleh ke arah Nisa. "Kalo belum, tuh di dapur ada kue serabi. Kebetulan Ibu tadi beli di perempatan jalan sana. Serabinya enak loh." "Oh, saya sudah sarapan Bu. Kebetulan saya juga bawa bekal nasi dari rumah untuk nanti siang." "Oh gitu ya," ucap Bu Mawar lalu mematikan kran air dan menyusul duduk di sebelah Nisa. "Padahal Ibu pengen loh makan siang bareng kamu."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai martabak serabi
Baca
+Pustaka
After We Kissed

After We Kissed

“Mas Abe minta aku mengantarkan martabak untukmu. Nih!” Kantong plastik hitam Laura terima dengan segera. Aroma martabak serta bau manis cokelat seketika menusuk indera penciumannya. Baru saja Laura membayangkan sesuatu yang akan meleleh di mulut eh, Abraham telah mengabulkan keinginannya itu. “Itu martabak spesial isi nutella seperti yang Mas Abe pesankan untukmu. Kayaknya Mas tahu kamu sedang kelaparan tengah malam,” sahut Danesha dengan santainya.
9.977.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai martabak serabi
Tampilkan Ulasan (94)
Baca
+Pustaka
Zahira
aku kok lebih suka gavin ya, thor. secara mereka sudah pacaran dua tahun. lalu laura minta nikah dia belum siap. mungkin dia belum cukup siap untuk menjalani pernikahan. tapi malah dicap jahat oleh laura. lalu gavin kembali, ia menerima permintaan laura untuk menikah. tetapi laura udah gak mau.
Nanoy
Sdh selesai baca. Bagus & layak bintang 5. Bbrp novel yg sdh aq baca *novelme, ini penyajian & bahasanya gk bertele2. & yg bagusnya lg, si org ke3 di novel ini gk sampai bikin PU nya celaka, Alana jahatnya gk kyk disentron2/di novel lain ^^, sm halnya dgn Gale. Logis aja.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status