Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Ratu untuk Sang Raja

Tujuh Ratu untuk Sang Raja

Pipi Mary bersemu merah, tangannya menutupi hidung dan bibirnya demi menyembunyikan senyum yang merekah. "Ya ampun, kamu ini. Benar-benar membuatku iri!" sahut Anne, tetapi wajahnya berseri karena kebahagiaan kakaknya. Meskipun jauh di dalam hatinya, ia merasa sedih karena ia akan segera pergi jauh dari Arthanavia. "Ah, hentikan, Anne. Berhenti menggodaku." Mary memandang adiknya dengan penuh haru dan kasih sayang. "Aku bakal kangen berantem denganmu."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Modern maid

Modern maid

"Ayo masuk!" "Bibi!" panggil Mila sedikit menjerit. Tak lama bi Marsiah keluar dari dalam kamar. Bi Marsiah tersenyum menyambut kedatangan Leon yang juga balas tersenyum. "Ini untuk Bibi," Mila menyerahkan setangkai bunga mawar merah dari Leon pada bi Marsiah. "Loh, apa ini?" Bi Marsiah terlihat bingung. "Kenapa diberikan pada Bibi? Bukankah ini untuk kamu Mila?"
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

Wati kemudian mengecup kening Sarah dan berbisik pelan. "Ibu sudah tenang di Surga," bisik Wati pelan. "Di mana Surga kak?" tanya Sarah polos. Wati tak menjawab pertanyaan dari Sarah. Jenazah Ibu Sarah kemudian segera untuk dimakamkan. Saat pemakaman, Sarah digendong Ayahnya. Sarah melihat lbunya yang terbalut kain kafan dimasukkan ke dalam liang yang berukuran 2 meter. Sarah kemudian meraung dan menangis. Tangisnya pecah hingga air matanya membasahi baju Ayahnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

gumam Raina. ******************************
9.352.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
ALASKA

ALASKA

Tapi sayangnya, Alaska gak pernah percaya. "Oh iya, kenalin nama gue Zoy Aqila Mauren. Gue itu temen dekatnya Yesa, sebagai perempuan gue ngerasa kasihan aja ama lo, karena selama ini lo jadi korban kibulan Yesa." tuturnya lagi. "Korban kibulan maksud lo apa sih gue gak ngerti!" tukas Alaska lagi.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

Kadang jarak itu sulit didefinisikan .... Dekat tak berjarak kadang justru membuat jarak .... Jauh berjarak kadang membuat tak ada jarak. Laurene sudah mencoba untuk tidur kembali, tapi matanya tidak mau diajak kompromi. Ia tidak bisa tidur kembali. Ia pun bangun dari tempat tidurnya, dan minum susu panas yang dibuatkan mama untuknya, lalu menyalakan laptopnya dan memutar lagu dari penyanyi kesayangannya, Taylor Swift.
9.94.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Marry My Maid

Marry My Maid

Dan Robby semakin menambah kecepatan mobil nya membelah jalanan ibukota. *** Mindy terlihat sedang menekan bel rumah mertua Cyra berulang kali. Namun, belum ada juga respon dari dalam. “rumah nya kok sepi, apa Cyra masih tidur? Ah tapi tidak mungkin.” Ujar Mindy bermonolog sendiri. Saat ia hendak menghubungi Cyra, tiba-tiba pintu rumah itu terbuka menampilkan sang asisten rumah tangga. “bi.” Sapa Mindy tersenyum ramah.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Pada akhirnya, aku tetap lebih menyukai masa ini. “Hyde!” Seseorang menyapa saat aku berjalan di lorong menuju kantor Elena. Aku menoleh. Salah satu putri Elena melambai. Grace, putri keduanya. Dia menggunakan seragam Pemburu Artemis—yang berupa setelah membosankan kaus olah raga berwara hijau—yang basah akan keringat. Di tangannya terdapat pegang kayu yang tampak lusuh, terlalu sering digunakan. Rambutnya yang seperti mentega dikuncir tinggi kuat-kuat tanpa poni. Mata Grace menyala-nyala senang. Di antara semua putri Elena, Grace adalah putri Elena yang paling kekanakan.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

Jika lupa, bisa gawat akibatnya. “Cepat bereskan pekerjaanmu!” teriak seorang wanita gempal dengan gaun vicotria warna kuning menyala. Di tangannya terdapat cambuk yang baru saja digunakan untuk mencambuk adik Lucas. Hati Selena merasa teriris. Selena dengan Antanas pun sempat beradu tatap, sebelum akhirnya bocah itu pergi setelah memecahkan kendi berisi air.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

"Ayo, Non." Arinda tersadar dari lamunannya. Dia kemudian mengikuti langkah Robin menaiki undakan tangga menuju pintu masuk mansion. Dia berdiri di sisi Robin yang baru saja selesai memencet bel. Tak butuh waktu lama pintu bercat putih di hadapannya terbuka, menampilkan sosok wanita paruh baya yang Arinda perkirakan usianya di atas lima puluh tahun. Wanita itu pada awalnya terlihat kesal melihat Robin, tapi saat menangkap keberadaannya ekspresi wajah wanita itu seketika tersenyum cerah.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mary anne
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status