Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

"Di luar hujan. Aku datang mengantarkan payung untukmu." Ervin yang berdiri di belakang pria itu memang membawa sebuah payung berwarna hitam. 'Eh? Apa sedang hujan di luar?' Secara naluriah, Pamela melihat ke luar jendela. Namun, di sekeliling tempat itu tidak ada jendela. Dia tidak bisa melihat situasi di luar dan memeriksa apakah memang sedang turun hujan atau tidak ....
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.3K kali sebagai mas is payung teduh
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Baca Semua Ulasan
Merah Hitam Cinta #book1

Merah Hitam Cinta #book1

Haters gonna hate bukan? Kanaya memandang tetesan hujan yang berlomba-lomba membasahi bumi. Akibat curahan hujan yang mengalir deras tanpa ampun, sebagian orang yang terjebak di bawahnya, kocar kacir menyelamatkan diri. Sebagian pemotor terlihat sibuk mencari tempat berteduh agar tidak kebasahan. Sementara sebagian lainnya yang memakai jas hujan, tetap melanjutkan perjalanannya di tengah hujan deras. Beberapa pejalan kaki, buru-buru mengeluarkan payung warna warni untuk melindungi dari dari derasnya hujan. Sementara yang tidak memiliki payung, memutuskan berteduh sembari menunggu hujan mereda.
9.9126.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai mas is payung teduh
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Penjara Dendam Suami Konglomerat

Penjara Dendam Suami Konglomerat

“Apa kamu ingin berjalan-jalan? Jangan menolak. Setidaknya berkeliling kompleks perumahan ini.” “Di luar sepertinya mendung,” tolak Aleeta secara halus. “Karena itulah di ciptakan sebuah benda bernama payung.” Lukas kemudian memanggil Mary untuk membawakan sebuah payung. “Kamu nggak suka di bantah, ya?” “Semua pria nggak suka di bantah,” jawab Lukas seraya tersenyum misterius. “Kamu memiliki niat terselubung.” Aleeta memicing karena senyuman itu.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

kata Indra berbasa-basi sedikit. Bu Syasmala menggeleng. “Kamu sendiri tidak membawa payung?” Pucuk dicinta ulam pun tiba desis Indra dalam hati. “Saya juga tidak membawa payung Bu.” kilah Indra yang jelas-jelas membawa payung yang terlipat rapi di dalam tasnya. “Mohon maaf Bu Syasmala, apa Ibu sudah tahu kalau saya adalah salah satu mahasiswa bimbingan Ibu?”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

"Malam jangan berlalu, jangan datang dulu terang, telah lama ku tunggu, ku ingin berdua denganmu, biar pagi datang, setelah aku memanggil ...." - Mari Bercerita, Payung Teduh ___________________ Mone mengarahkan mobilnya menuju bilangan Grand Indonesia, Pandu yang tidak mengetahui tujuan Mone bingung saat Mone sudah memasuki area parkir Gedung Mall ini.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Rain do for you

Rain do for you

Di bawah guyuran air hujan, Amber mencari-cari sosok pria berpayung yang tadi sudah berjalan lebih dulu darinya. Wanita itu menggunakan tasnya sebagai payung, melindungi kepalanya agar tidak terlalu basah kuyup. Netranya berubah cerah tatkala ia melihat sosok hitam dengan payung transparan berada tak jauh dari dirinya. Amber melebarkan langkahnya dengan girang. Menghentakkan setiap genangan air hujan di trotoar jalan yang ia pijak. "Ahh ... akhirnya!" ucapnya begitu percaya diri bercampur perasaan lega kala dia sudah sampai di bawah payung yang ia tuju. Amber memeluk tasnya yang basah dengan penuh suka cita.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

"Menu apa tuh, Mas Fandi sayang? Paket 'pijat yuk mas' premium atau layanan rileks arus dalam?!" "Gue mau beli menu 'apem tembem' andalan lo sendiri, Mir! Gue bayar tunai lima puluh juta sekarang juga asal lo mau nurut di bawah ketiak gue!" Brakkkk! Fandi menghempaskan seikat uang pecahan seratus ribu dari dalam tas kulitnya ke atas meja marmer bar, membuat beberapa botol sloki bergetar halus.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Pak Angin mengedipkan sebelah mata. Mao hanya tersenyum canggung dan segera pamit keluar. Sepanjang hari itu, Maorielle membawa payung hitam itu ke mana pun ia pergi. Ia melewati selasar dan makan siang bersama Erina dengan payung itu tetap berada di dekatnya. Benda itu bukan lagi sekadar pelindung dari hujan. Tapi, ada perhatian terencana yang ada di baliknya. Khai memberinya alasan untuk tetap terhubung. ***
830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Pras melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, berdiri dibawah pancuran shower yang mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin sepertinya cocok untuk menenangkan sejenak diri dan pikirannya. Tak butuh waktu lama Pras selesai mandi, pria itu keluar dengan handuk putih yang membungkus tubuhnya dari pinggang sampai lutut. Pras melangkah menuju lemari besar, mengambil salah satu setelan pakaian untuk ia pakai hari ini. Semua itu juga Pras lakukan tak membutuhkan waktu lama, selesai semua Pras langsung mengambil tasnya dan melangkah keluar.
9.7145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

Zayden langsung menutupi tubuh Misha yang lebih pendek darinya sementara Misha memeluk Zayden dan menyembunyikan wajahnya di dada pria itu. “Untung kita bisa membeli payung,” ucap Saras saat melewati mereka. “Yang benar daja tiba-tiba hujan. Enak sekali Misha yang sedang tidur-tiduran di hotel,”sahut Joshua. “Ya ampun. Mereka berpelukan saat hujan deras seperti ini. Menyebalkan sekali melihatnya.” Misha semakin meneggelamkan diri di balik Zayden agar mereka tidak mengira jika itu adalah dia.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai mas is payung teduh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status