Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Poison (Racun untuk Maduku)

Poison (Racun untuk Maduku)

"Air susu ini bernama poison," jawab Mbah seraya meniup botol bening berisi poison hingga terangkat ke udara, dan berputar-putar di atas telapak tanganku. Aku memperhatikan air berwarna putih yang seperti menyehatkan ini. Hanya setetes saja, dan itu membentuk bulatan sempurna yang mengapung di dalam botol. "Racun?" mataku terbelalak melihatnya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

Ucapan sekian mengundang atensi Ajeng, sejak kapan kosa kata Abimana jadi norak begini. "Mantul?!" "Iya. Mas aja ketagihan. Pertama cuma icip-icip, ditawari sama anak-anak. Pas dimakan, kok legit, ya. Terus, Mas mau pesan lagi enggak sempat-sempat." "Pisang bakar?" "Iya, pisang dibakar." "Itu dibakarnya gimana? Kayak yang di abang-abang burger, ya?" "Loh?! Bukan, sayang."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Mahar 700 juta dari Tuan Satya

Mahar 700 juta dari Tuan Satya

"Aku udah cocok dengan warna hitam. Aku nggak mau pake warna lainnya." "Cocok dengan warna hitam bukan berarti nggak cocok dengan warna lainnya kan Mas? Seenggaknya coba dulu, warna lain yang netral juga banyak kok, kayak putih, silver, navy, beigi. Cakep-cakep loh warna itu. Lagian kulit kaya Mas ini pakai warna apapun masuk Mas. Sayang loh ketampanan Mas ini nggak tereksplor dengan baik."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

Meski dalam keadaan baru bangun, aku mengenal jelas sosok berbau maskulin itu. "M-mau ke mana, Mas?" tanyaku memberanikan diri melihat Abi Nailah berpenampilan sangat berbeda. Baju kaos putih setengah lengan dipadu celana training panjang. Huft, mataku hampir lupa berkedip beberapa saat mendapati keindahan pahatan Ilahi.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

TAK! Semangkok jumbo mi kuah bertabur bon cabe level lima puluh baru saja didaratkan dengan penuh emosional oleh karyawati terbaik sekaligus mantan santriwati Pondok Pesantren Tebu Ireng, Putri Kaniraras (Raras). Gadis berpashmina itu menyendok makan siangnya sambil menatap serius ke arah Rimbu yang masih saja sibuk bercermin. "Lu abis ngapain sama Babang Roti Sobek?
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Ia melompat kecil di kursi. “Mau, Tante! Aku ingin nasi yang berbentuk unicorn.” Moza tersenyum hangat. “Baik. Begitu ada waktu, Tante akan buatkan yang terbaik untukmu.” “Aku senang sekali punya Mama baru,” celetuk Abigail sambil mengambil dua potong kentang goreng. Moza terkejut mendengar ucapan Abigail yang polos. Namun, sebelum ia membuka mulut, Rezon sudah menyela dengan suara tenang.
10135.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ayah Tiri

Dinikahi Ayah Tiri

Dengan balutan kemeja putih yang dipadukan dengan jas hitam yang membuat aura Basuki semakin terpancar. Di sisi lain, Basuki tampak kehilangan kata-katanya begitu melihat kemunculan Asma. Wajahnya yang dipoles make up natural dengan segala macam hiasan yang ada di rambutnya benar-benar membuatnya terlihat sangat cantik. Jangan lupakan gaun pengantinnya berwarna putih tulang yang melekat di tubuh semampainya.
1013.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Bayi Siapa?

Bayi Siapa?

Tidak mengapa, makan berdua dengan Mas Abi juga membuatku bahagia. Suara mobil Mas Abi terdengar. Aku berjalan perlahan menuju teras. Terlihat laki-laki berambut putih turun dari mobilnya. Laki-laki itu masih terlihat gagah meskipun usianya lebih tua dua tahun dariku. "Asalamualaikum, Bunda." "Waalaikumsalam, cepat masuk, cuci tangan, kita langsung makan." "Lho, tidak menunggu Aqila?" tanya Mas Abi.
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Madu Suamiku

Madu Suamiku

ucap Nisa sembari menaruh bawang putih pada blander penghalus bumbu itu. "Ini bawang putih nya kebanyakan, Sa. Nanti rasanya getar. Ini juga, cabai nya jangan terlalu banyak. Mas Dimas tidak cocok terlalu pedas. " ucap Zahra sembari mengambil beberapa bawang putih dan cabai di dalam blander itu. "Kalau cuma dua porsi, bumbunya segini saja sudah cukup kok. Udah kerasa." "Ini garamnya seberapa mbak?"
8.220.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
My Love, My Step Brother

My Love, My Step Brother

Mas Abi mengangguk. "Sendiri dong. Mau sama siapa lagi cantik? " Aku berdehem menenangkan degup jantungku karena sedari tadi Mas Abi terus memanggilku cantik. Aku memanggil waitres dan memesan segelas soda untuk menemani Mas Abi sarapan. Mas Abi menukarkan air mineral miliknya dengan segelas soda di depanku. "Cantik, jangan minum soda banyak-banyak ya. "Ujarnya dan membuatku terpana.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai masa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status