Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MATI RASA

MATI RASA

Padang, Sumatra barat. Seusai sarapan bersama tadi, Aulya hanya duduk termenung sendirian di kamarnya. menatap keluar jendela melihat pohon yang daunnya bergoyang ditiup angin semilir, Aulya mengurung diri hampir seharian membuat Nabil heran, dan menimbulkan tanda tanya umi Habibah akan perubahan sikapnya.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Tertawa mereka benar-benar bikin tanah bergetar. "Kalian nggak usah pura-pura sibuk. Papa udah siapkan semua. Tinggal pergi aja." "Honeymoon ke Raja Ampat yang menawan," sambung Mama Bima saat keluar membawa empat cangkir teh. "Kalian pasti nggak mau pulang sesampainya di sana!"
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

“Itulah Patuih Tungga, hah?” Dia menggeram dan mengalirkan tenaga dalam ke kedua tangannya untuk menghentikan pendarahan akibat luka pecut dari Patuih Tungga―secara harfiah, Patuih Tungga bermakna Petir Tunggal, nama dari cambuk yang digunakan oleh si Mata Malaikat. Dan itu sesuai dengan karakteristik senjata itu sendiri yang mampu mengeluarkan suara kencang laksana suara petir.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Lagi, ada suara perempuan yang bicara seperti keberadaannya persis ada di sebelahku. “Kau tahu, kunang-kunang tu asalnye dari mane?” Aku menoleh ke asal suara, tapi tidak ada siapa-siapa. “Kunang-kunang tu asalnye dari kuku mayat.” Suarat tawa cekikian perempuan begitu nyaring terdengar.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Wow, apakah Mataram itu sebuah planet asing yang baru kau temukan antara galaksi Bima sakti ini?” “Ya, aku rasa itu adalah bagian bumi pertama di langit kesatu. Buktinya aku menemukan para kodok dan kucing-kucing di Andromeda. Mereka nonton televisi dan sinteron. Ada mahluk tampan bernama Suga dan Gusion. Wajah mereka temaram seperti mentor di tempat pelatihan para buaya jantan.” “Itu keren, apakah itu adalah ras atau nama makhluk planet Mataram yg Anda maksud? Luar biasa!”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

katanya. “Emang kenapa? Masih asyik di sini,” sahut Candra. “Entar aja, Nja,” pinta Gugun. “Gue kebelet mau berak, nih.” Anja mengusap perutnya. “Belum pengen banget sih, tapi kalo gue turun sekarang kayaknya lebih enak.” “Berak aja di semak-semak.” Candra menunjuk semak belukar di bagian selatan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

Fikir mama. tapi... tunggu dulu sepertiny mereka sedang membicarakan Diandra. Mama berusaha membuka pintu dengan pelan.. sangat pelan.. Berhasil! tidak dikunci ternyata. Mama kaget..ternyata dua orang didalam adalah mama Bimo besannya juga kakakny Bimo, kenapa mereka ada disini. Entah kenapa tiba tiba refleks mama dengan cepat mama mengeluarkan handphonenya dan mencoba merekam semua pembicaraan mereka.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Yang ada aku malah memberikan Arav bahan untuk menertawaiku. “Kok sedikit sekali, Shabira? Tambahin dong. Lihat badanmu kurus begitu. Kalau Merty masih hidup dia pasti sangat prihatin melihat tubuhmu yang cungkring.” Bunda mengoceh sambil terus menambahkan nasi goreng buatannya ke atas piringku. Beberapa potong tomat dan mentimun dan sebuah telur mata sapi tidak ia lupakan. Padahal Bunda tahu aku benci telur mata sapi. Walaupun bertahun-tahun hidup bersama Ayash, membuatku sangat mahir membuat telur mata sapi dengan tingkat kematangan yang paling pas menurut seleranya. Nah kan, Ayash lagi. Kapan dia akan benar-benar hilang dari kepalaku?
9.619.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Air Mata Di Hari Pernikahanku

Air Mata Di Hari Pernikahanku

“Mas Ali!” Terdengar suara pekikan wanita yang memanggil nama Ali dari arah belakang, dia berjalan tergesa-gesa menghampiri Ali dan juga Tari. Ada kilatan amarah dari pancaran matanya, yang menandakan bahwa ia sedang marah. Wanita itu menatap wajah Ali dengan beringas, seperti harimau yang akan menyergap mangsanya. “Maksudnya apa ini Mas!, wanita ini siapa?” Ujar wanita itu.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

kicau burung gagak yang terus terbang mondar-mandir menunggu untuk didengar pesan dari tuannya. “Pesan? Dari siapa? Tunggu adik manis, Aku akan kembali!” Kesal Meliai sambil mencengkram rahang dan mendorong ke belakang. Lalu dia berjalan mundur mengulurkan tangan ke samping dan mendaratlah burung gagak itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status