Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Setelah menjadi istri Alvaro selama bertahun-tahun, ternyata diriku hanya senilai empat puluh juta di mata Alvaro? Perkataan Jeff membuatku ingin tertawa. Aku bahkan tak bisa merasakan marah lagi. Empat puluh juta…. Seorang wanita yang menemanimu merintis dari nol, melahirkan anak untukmu, ternyata hanya bernilai empat puluh juta….
2.4K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as mata elang manusia
Read
+Library
The Twins

The Twins

Rekan satunya menelan ludah, dan lalu pura-pura tidak melihat Elang meski dia melihat jelas bibir Elang yang berkata, “Tolong! Tolong aku!” Lalu ada pengendara lain yang lewat. Tapi mereka tetap mengabaikan Elang. Kebanyakan dari mereka menyangka Elang bukanlah manusia, dia hanyalah arwah gentayangan yang sedang menampakkan diri di Alas Roban. Beberapa juga menyangka bahwa Elang adalah salah satu sindikat begal yang sedang menjaring mangsa dengan menyamar. “Tolong! Tolong aku!” Rasanya sudah ribuan kali Elang mengatakan itu, dengan putus asa dan juga kesakitan.
105.3K viewsOn holdAdded to Library 159 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

gerutu Eleanor yang merasa geli mengingat hewan yang paling dibencinya. "Eh, Elang mau pergi ke mana?" teriak Barlder saat melihat Elang yang bertengger itu langsung terbang ke depan. Terjadi kegaduhan di sana. Pekikan suara burung dan desis yang semakin terdengar jelas. Elang yang terbang tinggi dan turun dengan menukik. Dia melihat kerumunan tumpukan ular hitam bersisik memantulkan cahaya pelangi. Cakar dan paruh tajam dan kuat itu mengoyak dan mengambil banyak ular yang bisa elang itu bawa. Tiga orang yang cemas menunggu apa yang dilakukan sang elang. Barlder menyipitkan mata, Aloria terbelalak kaget. Eleanor terduduk lemas, ketika elang itu menjatuhkan mangsanya dihadapan mereka.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Benar kan dugaannya! "Saya beritahu satu hal ya, Ra. Mungkin dulu Om Raga salah. Tapi itu kan dulu. Lagi pula ia tidak seratus persen salah karena ibumu tidak memberitahukan soal kehadiran kamu? Mau sedikit mundur kebelakang? Bilang kalau dulu Om Raga menyuruh ibumu mengakali sendiri saat hamil? Ra, saya beritahu satu hal. Manusia itu terkadang lebih cepat mulutnya yang berbicara daripada otaknya saat ia marah, cemas atau tidak tahu harus berbuat apa. Itu manusiawi. Harusnya yang saat itu sadar yang mengalah. Namanya manusia, pasti ada khilafnya. Jangan sedikit-sedikit sakit hati, dendam. Untuk apa itu semua? Bisa apa emangnya kalau kamu membenci Om Raga? Apa kejadian akan bisa diulang lagi.
1091.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as mata elang manusia
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Lelaki gemuk itu begitu terlihat jauh lebih kesulitan untuk menapak di atas akar-akar banir mangrove. Temannya berada beberapa langkah di depannya begitu kesal dan menyuruhnya untuk segera menyusulnya. Berkali-kali pria gemuk itu terlepeset dan hampir jatuh. Ia meminta temannya yang kurus itu untuk membantunya memperhatikan sekitar. Selain mengawasi bahaya hewan melata atau kera yang buas, temannya itu jga mengawasi kehadiran orang. Walaupun tempat ini kemungkinan diakses oleh orangnya sedikit, tapi ia tetap waspada.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 342 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Bukan Salesman Biasa

Bukan Salesman Biasa

Lelaki itu teringat akan sosok Prama, baru kali ini ia berjumpa dengan orang seperti itu. Sejak pertama kali melihat Prama, Ardhan merasa ada yang berbeda dengan orang tersebut. Warna auranya serta kedua bola matanya yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Lelaki berpenampilan borjouis itu memiliki bola mata berwarna jingga.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Rasanya sungguh malu bertemu mata dengannya saat ini. "Ooo ... jadi ini wanita yang membuatmu hampir mati, Dev?" Aku tersentak mendengar suara seorang wanita di belakangku. Mataku membulat saat melihat seorang wanita paruh baya namun masih sangat cantik dengan pakaiannya yang sangat elegan dan sopan. Rambut pendeknya dengan model oval sebahu, membuatnya semakin berwibawa dan pantas disegani.
9.6289.5K viewsCompletedAdded to Library 8.1K Times as mata elang manusia
Read
+Library
Elang, si Dewa Medis

Elang, si Dewa Medis

Rendra benar-benar sangat bingung sementara Cakra menggeram marah, “Brengsek. Di mana kau? Cepat keluar ke sini!” Cakra berteriak marah dan mengedarkan arah pandangnya ke seluruh ruangan itu tapi dia tetap tak menemukan keberadaan Elang seolah-olah pria itu telah menghilang dan ditelan oleh bumi. “Elang! Jangan main-main denganku! Keluar dan hadapi aku sekarang!” kata Cakra. Rendra yang terlihat begitu sangat panik berkata, “Bos, Dia mungkin memang bukan manusia. Tidak ada manusia yang bisa melakukan hal seperti ini, Bos.”
108.0K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Si Mata Satu kali ini tampak marah. “Jangan menilai kalian terlalu tinggi, karena terjatuh dari ketinggian akan membuat kepala kalian pecah seperti buah semangka yang jatuh di atas batu besar. Kalian hanyalah begal jalanan, bukan ksatria. Lawan kalian yang sepadan adalah binatang!” Elang terbang ke dahan pohon yang tinggi dan bicara dengan tenaga dalam. Ketika kalimatnya usai, berbagai macam binatang sudah menyerang dengan trengginas.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as mata elang manusia
Read
+Library
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Dia menatap lurus ke arah orang-orang yang ada di hidupnya selama ini. Tatapannya begitu tajam, begitu gelap, hingga senyum di wajah orang yang melihatnya luntur seketika. Itu bukan tatapan orang kalah. Itu tatapan seekor serigala yang sedang mengingat wajah pemburunya sebelum masuk ke dalam gua. "Nikmatilah kemenangan kalian hari ini!" bisik Elang serak di tengah keriuhan, namun getarannya membuat orang di sekitarnya mengernyitkan dahi.
10898 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as mata elang manusia
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status