Mati Satu Tumbuh Seribu
Dia menunjuk wajah Rani sambil memaki-maki, "Apa kamu tahu apa yang barusan kamu lakukan? Aku hancur gara-gara kamu! Apa kamu puas sekarang?"
Rani kaget melihat Galang marah-marah. Dia terdiam di tempat, kedua matanya berderai air mata seolah menjadi yang paling tersakiti.
Dengan suara terisak, dia berkata dengan gemetar, "Bagaimana bisa kamu bicara seperti itu ... coba kamu pikirkan, untuk siapa aku melakukan semua ini ...."
"Untuk siapa? Untuk dirimu sendiri, 'kan?" Galang berteriak marah, "Setiap hari bisanya cuma melakukan siaran langsung dan pamer kekayaan!"
Bab Populer