Saat Istri Memilih Pergi
Matanya memerah menahan air mata
Zhia menarik napas kasar, namun sepertinya ia mengenali wanita itu.
"Mama lihatlah Papa, bisa ya, ma. Papa main badminton, bukannya itu susah, Ma?"
"Itu kesukaan Papa, sayang, dulu mama dan papa sering main bersama," jawab Arum melihat suaminya bermain dengan tetangga komplek.
"Kenapa Mama tak main dengan, Papa!"
Arum tertawa renyah sambil mengacak rambut Naura. "Ya ga boleh sayang, kan kasian dede bayinya."
ตอนยอดนิยม