Cinta Yang Tak Pernah Dipilih
Namun, begitu mereka menoleh langsung, wujud itu lenyap, hanya bayangan yang bergerak di dinding.
“Rin… jangan panik,” Arlan berbisik. “Ini… mungkin hanya bayangan.”
Airin menggigit bibir, menahan air mata. “Tapi aku bisa merasakannya… ada sesuatu di sini… mengamati kita.”
Langkah mereka terdengar nyaring di loteng. Bayangan itu bergerak mengikuti, bergerak sendiri, seakan memiliki kesadaran. Bau hangus samar semakin kuat, menempel di udara.
ตอนยอดนิยม