Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Ingin tahu seberapa jauh dia merasa pusing menghadapiku. “Kalau kimia aku belajar tatang susunan, sifat, dan perubahan materi, yang ada rumusnya. Tapi kalau sama kamu, aku belajar bagaimana caranya mencintai sekali seumur hidup. Dan itu__”
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Apakah mungkin untuk berlatih dengan baik dalam waktu yang singkat?" "Para guru sudah berpengalaman, mari kita tunggu dan lihat saja nanti." Di halaman rumah pertanian, tim produksi menata sebuah adegan dengan pesona pedesaan. Setelah mengoordinasikan program malam itu dan posisi kamera, keempat pewaris National Style terjun ke dalam persiapan. Christopher dan Matt mendapatkannya dengan relatif mudah. Mereka hanya perlu menjelaskan puisi kepada penonton, menyiapkan draf, dan menarasikannya kepada penonton. Hal ini tidak sulit bagi Christopher, wakil presiden Asosiasi Puisi Ibu Kota. Matt, dengan dasar yang kuat dalam seni lukis dan kaligrafi, hanya perlu menulis di depan kamera. Selama tim
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Namun baru tiga langkah Rian berjalan meninggalkan tempat itu, tiba-tiba dia mendengar suara lembut seorang wanita dengan logat Sunda yang khas. “Punten, Mas mau beli roti ya?”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Mereka disambut oleh Mateo, seorang kurator tua dengan wajah berkerut seperti kulit kayu dan mata yang sangat bijaksana. "Kami menunggu kalian," katanya dengan suara tenang, membuat mereka semua terkejut. "Bagaimana bisa?" tanya Rian, skeptis. Mateo tersenyum. "Jaringannya berbicara. Dia memberi tahu kami bahwa sekelompok pembelajar yang keras kepala sedang dalam perjalanan, membawa pertanyaan yang dalam." Dia memandangi mereka satu per satu. "Kalian memperdebatkan pemisahan antara materi dan jiwa, bukan? Antara benda dan makna."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Saya mengucapkan kalimat inprov itu dengan terbata-bata. “Teman-teman santri yang saya banggakan, malam ini saya membawakan materi tentang sajak.” Semua santri terdiam. “Sajak, adalah sebuah ...” saya menjelaskan tentang pengertian sajak kepada semua santri. Saya tidak ambil pusing apakah mereka sudah paham atau belum, yang penting saya sudah berusaha menjelaskan. “Nah, teman-teman santri, salah satu tokoh yang saya kagumi karena sajaknya adalah, Cak Nun. Kalian kenal dengan dia?” kebanyakan santri menjawab dengan jawaban ‘Kenal’.
8.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Beruntung Grace bisa menyelesaikan PR-nya tepat waktu, coba kalau tidak? "Baiklah, kita kembali ke pembelajaran. Hari ini kita akan singgung materi tentang bab selanjutnya. Ada beberapa poin yang tidak dijabarkan secara spesifik di modul ini, oleh karena itu Bapak akan beri kalian materi tambahan dan harus kalian catat. Adakah yang bersedia bersuka rela menuliskan materi di papan tulis?" Lagi-lagi, semua diam. "Kalau tidak ada yang mau, Bapak akan tunjuk-"
1047.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

"Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya Karna untuk kepergian kalinya Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta Dan benar bahwa cinta masih berkuasa diatas segalanya Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Jawab melda " Iya benar, materi yang diambil untuk ulangan hari ini dari materi pertama, sampai logaritma yang minggu kemarin " Kata ibu Ida dengan suara yang lantang "Wah,,, kebanyakan bu" Seru Yudi "Kebanyakan!? " Yakin? Kebanyakan atau kamu tidak belajar? Hah?! " Tanya ibu Ida seperti menginterogasi "Mm,,, bukunya ketinggalan bu" Jawab Yudi mencari alasan
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Mereka berbicara satu sama lain dengan kata-kata yang terdengar seperti keluhan. Andrew mengambil kuas tinta yang tadi sempat ia kembalikan ke dalam tempatnya, dan mengoleskannya pada tinta yang sudah disiapkan oleh Tuan Haruto di atas meja. Kemudian ia mulai menuliskan satu bait pantun yang ia sadur dari dalam buku ke dalam kertas yang tersandar di papan kayu di sampingnya. Here's what love is; a smoke made out of lovers' sighs
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai materi pantun
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. "Bukan itu yang mau kubicarakan, Bang," "Terus, apa?" "Itu suara Abang itu pelankan dikit," kataku. "Lo, dari sananya sudah begini, Dek," "Itu dia, Bang, pelankan, si Butet dengar semuanya," "Astagfirullah, lagu pantun itu juga?" "Iya, Bang," "Aduhhh, malunya Abang," "Makanya, itu suara dipelankan sedikit,"
9.8583.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.1K kali sebagai materi pantun
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status