Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Air matanya jatuh tanpa suara. “Tuhan…” Suaranya terdengar sangat pelan. “Apakah aku harus menjalani hidup seperti ini lagi?” Ia menarik napas dengan susah payah. “Aku hanya ingin hidup biasa… Tidak perlu penuh kebahagiaan… hanya tenang… lalu mati dengan tenang…” Tidak ada jawaban, hanya keheningan yang sama seperti sebelumnya. --- Malam datang, udara di ruang itu seketika berubah menjadi jauh lebih dingin. Angin masuk melalui celah-celah dinding. Dan tubuh Senia.. perlahan mulai menggigil.
10535 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Aku akan kasih hidupku sebagai gantinya. Pesan terkirim. Aku menatap layar yang menyala, setiap detik terasa seperti pisau algojo yang turun perlahan. BZZZ. HP-ku bergetar. Aku buka itu seperti raih tali penyelamat, hanya untuk membeku oleh kata-kata di layar: [Kamu beban. Pergi mati saja.]
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
ISTRI KECIL SANG KAISAR

ISTRI KECIL SANG KAISAR

bisiknya, suaranya terdengar tenang dan penuh ketegasan. Sosok itu tersenyum, mata di balik topengnya berkilauan. "Aku adalah malaikat maut mu ," ucapnya dengan suara lembut. "Sebentar lagi kau akan berakhir di tanganku. MATILAH KAU." pekik sosok tersebut.
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 954 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Tom memekik begitu kencang. Dari sudut penglihatan, aku bisa melihat kilatan belati. Dia udah mempersiapkannya sejak awal. Kurasa … itu tak mengapa. Kalau ini emang akhirnya. Kalau ini emang hukuman yang mesti kudapat. “Mati! Mati! Mati!” “MATI!”
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Aku melihat Jack yang hanya menunduk, dia tanpa suara, tampak ketakutan. "Bukan begitu, bukan begitu! Aku sudah mati! Aku sudah mati!" "Jack ... anakku!" Aku menangis dan ingin sekali memeluknya. Namun, aku sudah mati. Bahkan berbicara dengannya pun hanyalah sebuah mimpi. Jack kembali ke dalam rumah, menyalakan televisi dan mulai menonton. Perutnya berbunyi kencang, membuatku merasa sangat bersalah.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung

Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung

Dia lalu menoleh ke Lenny sambil berkata, "Lenny, kalau Hani menghubungimu, bilang padanya, kalau kali ini dia nggak pulang, jangan pernah pulang lagi. Mati saja di luar sana!" Mata Lenny berkedip, "Bu, kalau dia nggak mau pulang, ya sudah, biarkan saja. Sepanjang hari sikapnya seperti hidup segan mati tak mau, melihatnya saja sudah bikin kesal." Ibuku membelai rambutnya dan tersenyum tipis, "Patungmu masih dipajang di pameran sampai akhir bulan. Kalau terjadi sesuatu padanya, kita akan membutuhkan seseorang untuk …."
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Simon ambruk di sofa, terus menggelengkan kepala dan mengulang, “Mustahil! Aku bahkan belum memaafkannya, bagaimana boleh dia meninggal?” Aku tertawa sampai air mataku mengalir. Jadi, alasan aku tidak boleh meninggal adalah karena dia belum memaafkanku. Dia mengambil ponselnya dari lantai dan membuka album foto lagi untuk melihat satu-satunya foto dirinya dan putranya.
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

Padahal itu lagu yang sudah agak lama. "Tenanglah sayang... ku disini.. Kan slalu disini... hingga ku mati... Jangan bersedih, tersenyumlah... Hapus air matamu... dan genggam tanganku.... Dengar bisikku, janganlah takut... Dan yakinlah semua... akan baik-baik saja...."
9.278.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Iblis Yang Mencintaiku
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Nak, kemarilah dan hadapi kematianmu!" Dengan suara gemuruh, kilat menyambar dari segala arah, menembus kehampaan.
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai matilah engkau mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status