Mauku Jadi Satu-satunya!
“Maafkan aku soal kemarin, aku tidak bermaksud—“
Bersama wajahnya yang setengah basah, Adam terkekeh. “Kau tahu, aku tidak selemah itu. Hasilnya sudah sejelas ini, aku bisa membuat keturunan lebih kalau ada kesempatan, ‘kan?”
Kali itu, ia bahkan sudah melupakan bagaimana kejadian cekcok kemarin. Mungkin lebih tepatnya sejak bangun di pagi hari tadi.
“Apa kau akan mencari wanita lain untuk membuat keturunan lagi?” tanya Daphne yang Adam tahu itu hanya candaan. “Akan aku carikan teman-temanku yang layak.”
Adam tergelak di sela matanya yang sembab. “Kau tak perlu melakukannya, Daph. Satu ini rasanya lebih dari cukup. Terima kasih, Emilyn Daphne.”
Hot Chapters