Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Miracle Doctor's (System) Livestreaming

Miracle Doctor's (System) Livestreaming

Erlangga Setiawan, seorang mahasiswa kedokteran yang menghadapi kemiskinan, menerima anugerah sistem medis dari dimensi yang berbeda. Dalam perjalanan odiseinya, ia berdiri di atas meja operasi, memimpin pertarungan melawan kematian, mewujudkan impian menjadi malaikat berjubah putih yang melawan Hades. Namun, di dunia kedokteran yang keras ini, dirinya harus menghadapi korupsi, persaingan tanpa ampun, dan pertikaian ganas dengan rekan dokter. Ia juga menemukan celah untuk cinta dalam perjuangannya menuju puncak dunia kedokteran. Dengan berkat sistem yang dimilikinya, ia menjadi sorotan jutaan mata dan dikenal sebagai dokter ajaib. Dalam platform impian yang terang benderang dengan meja operasi sepanjang dua meter dan lancet tiga inci, Angga mengukir takdirnya, bertaruh nyawa dalam perang tanpa hasil imbang antara hidup dan mati.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Mas Dosen

Istri Pengganti Mas Dosen

Kepergian kakaknya yang mendadak, tepat sebelum hari H pernikahan, membuat Maura terpaksa menggantikannya. Di undangan tertulis nama Dira dan Bumi, tetapi yang duduk di meja akad justru Maura dan Bumi. seorang mahasiswa dan dosen killer di Fakultas Bahasa dan Sastra.__Oleh: anfebizha
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Humairah Samudera
"Ya ampun, Mirah!" pekik Mama sambil menatap sedih pecahan piring di meja makan. Aku tak sengaja menyenggol hingga terjatuh saat membereskan meja makan tadi. "Kerja gitu aja nggak becus? Heran Mama, apa sih yang buat Arfen tergila-gila sama kamu? Cantik dan pintar dandan saja nggak cukup, Sayang! Sebagai seorang istri kamu juga harus pintar mengurus rumah, paham? Terutama jika kamu masih numpang hidup di rumah mama mertua. Oke? Arfen, Arfen! Apa sih yang sudah merasuki dia sampai harus nikah sama kamu yang ternyata wow ... Nggak jelas!" Lagi dan lagi, aku hanya bisa menunduk dalam-dalam, menahan amarah. Sakit sekali rasanya tetapi tak mampu berbuat apa-apa. Jangankan membela diri, mengangkat wajah barang satu inci pun aku tak berani. Aku yakin kalau Mama sudah marah, iblis sekalipun pasti ketakutan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Dendam Mantan Istri

Dendam Mantan Istri

Perpisahan dan Luka Hujan turun deras malam itu, membasahi kaca jendela ruang sidang yang sudah kosong. Hanya tinggal dua sos uhok yang berdiri saling membelakangi. Arga Pratama, pria berusia tiga puluh dua tahun dengan jas hitam yang masih rapi meski wajahnya letih, menegakkan tubuhnya. Matanya menatap lurus pada dokumen perceraian di atas meja. Ia menandatangani tanpa gemetar, meski dalam hatinya ada sesuatu yang remuk.
10677 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Jerat Tuan Pebinor

Jerat Tuan Pebinor

Banyak adegan 21+. Dan novel ini membahas perselingkuhan rumah tangga. Tolong bijak dalam berkomentar, ya ....***"Tubuhmu sangat indah, Nara. Aku ingin kau mengerang di bawahku," ucap Pak Arsen, laki-laki yang menjadi bosku. "Jaga ucapan Anda, Pak. Di mana sopan santun Anda terhadap istri orang?" Kupaksa suara itu keluar dari tenggorokan yang tercekat sejak tadi. Tubuhku mundur menghindari laki-laki yang belakangan ini membuatku ingin gila. Dia berjalan pelan, menggiring kakiku ke belakang. Pinggulku beradu dengan sudut meja kerjanya yang membuatku terjebak dalam kungkungannya. Pak Arsen meletakkan kedua tangan di atas meja untuk mengunciku. Tubuhku membeku membalas tatapannya. "Nara, aku bisa memuaskanmu di ranjang," bisiknya sangat dekat. Hangat napasnya merongrong telingaku dan membekukan kedua kaki, kala Pak Arsen menyatukan bibir kami.***Follow author di ig @butiran_debugn dan fb ame mey, untuk mengikuti novel lainnya. Terima kasih.
9.9574.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.8K kali sebagai meja kompor kaca
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
jopine
awalnya aku tak minat baca ini sebab kebodohan nara mencintai suami selingkuh tapi semakin di baca semakin seru. menegangkan setiap bab. nara dapat suami baik lagi sayang setelah membuang sampah. author mengajarkan aku akan banyak hal baca ini oke ditunggu beb berikut. lanjutkan thor
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Di lounge VIP sebuah kasino bawah tanah, Maura, putri keluarga Fontana, telah dicekoki terlalu banyak minuman keras. Didorong oleh alkohol, seseorang pancing dia untuk ungkapkan hal paling nggak tahu malu yang pernah dia lakukan demi menangkan hati sang ketua mafia. Maura putar gelas di tangannya, lalu tunjuk ke arahku yang sedang bagikan kartu di balik meja, sebelum dongakkan kepalanya dan tertawa lepas. “Tujuh tahun lalu, waktu Doni koma setelah baku tembak, aku ambil HP-nya. Dan aku hapus pesan minta tolong yang dikirim jalang itu. Sampai nggak tersisa sedikit pun. Lalu aku balas atas namanya Doni: Kamu cuma beban. Pergi mati saja.” “Kalian nggak akan pernah bisa tebak apa yang terjadi setelahnya. Si bodoh itu sepanjang malam berdiri di luar rumah persembunyian dalam hujan deras, seperti anjing liar. Aku hampir mati ketawa .…” Ruangan itu meledak oleh tawa penuh ejekan. Hanya pria yang duduk bak raja di ujung meja yang tetap diam. Gelas wiski kristal di tangannya pecah dengan suara retakan tajam. Darah bercampur dengan cairan alkohol, mengalir lewati urat di punggung tangannya sebelum menetes ke karpet. Tatapannya yang merah penuh amarah terkunci ke arahku. Dengan tenang, aku bagikan kartu terakhir di hadapannya, lalu sodorkan saputangan sutra putih yang bersih. “Ketua Doni, sebaiknya kamu bersihkan tanganmu. Darah di meja itu bawa sial.” Lagian, ada noda yang nggak pernah bisa dihapus.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Terjerat Aturan!

Terjerat Aturan!

Rainy
Di meja pengadilan, Maharani dan Adam Kanzani bertemu. Membulatkan tekad, mereka berada disana untuk bercerai! Sayangnya, ada peraturan baru di pengadilan itu. Hakim mediator memaksa mereka untuk mengikuti program mediasi selama 3 bulan. Apakah hubungan mereka bisa diselamatkan ataukah akan berakhir seperti rencana?
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Salju Turun, Kita Tak Menua

Salju Turun, Kita Tak Menua

Di hari ulang tahun pernikahan kami, pada saat ledakan terjadi di aula, Kenan malah menyelamatkan cinta lamanya yang datang untuk menantangnya. Sedangkan aku tidak di sana karena sedang melakukan operasi darurat. Saat aku kembali bertemu Kenan, ia sudah menjadi sosok yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri di atas meja operasi. Setelah kejadian itu, ada yang bertanya mengapa ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang yang tak ada hubungannya dengannya. “Karena istriku adalah malaikat berbaju putih yang menyelamatkan nyawa. Dia pasti tidak akan menyukai pria pengecut.” Orang-orang pun terharu mendengarnya. Namun di saat ia paling mencintaiku, aku memilih mundur dalam diam, pergi tanpa suara. Sebulan kemudian, di upacara pelepasan tim medis internasional, seorang wartawan mewawancaraiku. “Dokter Jennie, apa hal yang paling tidak sesali dalam perjalanan karier Anda?” Aku menatap kamera dan menjawab dengan tenang, “Meski tahu suamiku menahan gelombang ledakan demi cinta lamanya, aku tetap berdiri di meja operasi dan menyambung kembali tulang-tulangnya yang patah dengan tanganku sendiri.”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
692 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Kekecewaaan Dinda karena tak kunjung lulus dari sidang skripsi, membuatnya bersumpah akan menerima pinangan pria yang mengajaknya menikah dalam waktu dekat. Tanpa diduga, petir menggelegar seakan mengamini sumpah Dinda. Akankah Dinda dapat melewati sidang skripsi untuk yang ketiga kali dengan hasil yang memuaskan? Atau perjuangannya berakhir di meja KUA? Simak perjalanan skripsi dan cinta Dinda berikut ini.
1033.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai meja kompor kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
18
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status