Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Lana terkejut setengah mati melihat apa yang sudah orang-orang itu lakukan pada meja dan kursi belajarnya. Sebuah sofa dengan sandaran tinggi berwarna merah emas yang diletakkan di tengah ruangan. Pemandangan itu tampak sangat kontras di antara meja kursi kayu yang berada di sekelilingnya. “Ya, apa ini terlalu kecil?” tanya Pak Scott lagi. “Tidak, tapi—bukankah ini agak berlebihan?” “Sama sekali tidak, tuan putri.”
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Adik Iparku

Sentuhan Panas Adik Iparku

Nessa tampak bingung ia perlahan mendekat, ''Apa ada masalah? ''Kau pulang saja, ini nggak ada kaitannya dengan ketiga pria misterius itu,'' jawab Bima tanpa menoleh. Nessa mengangguk pelan ia lantas melangkah keluar bersama pengawal pribadi Bima, namun baru beberapa langkah, Nessa kembali menghampiri Bima. ''Apa barangmu ada yang tertinggal?'' tanya Bima. ''B-bukan... aku cuma mau tanya, kamu beli dimana sofa itu?'' tanya nessa, tangannya lurus menunjuk kearah sofa panjang berlekuk warna merah.
10761 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

Lagi-lagi bu Siti dan Fitri di buat tercengang, dengan perabotan baru, yang memenuhi rumahnya itu. Di ruang tamunya, kini telah tersedia sofa empuk, lengkap dengan aneka penganan kecil di meja tamunya itu. Juga ada buffet kaca, untuk meletakkan buku dan toples, yang terpajang di sudut ruang tamunya itu.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Teman Tidur Suamiku

Teman Tidur Suamiku

Kedua sofa itu dipisahkan dengan satu meja kaca kecil di tengah. Anya meletakkan nampan di atas meja. Ia baru sadar jika ada dua porsi makanan di sana, juga dua gelas air minum. Wanita bergigi ginsul itu duduk di sofa sisi kiri meja, tanpa suara untuk memulai bicara. Namun, ia membiarkan Ilham duduk di sofa sisi kanan meja.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

"Engga! Rumah yang sekarang juga sudah besar." Saka tak menjawab, hanya menganggukkan kepalanya singkat. Mereka melewati ruang keluarga. Sofa kulit berwarna cokelat tua tersusun simetris, meja kopi marmer hitam dengan urat emas tipis berdiri anggun di tengah. Rak buku built-in memenuhi satu sisi dinding, buku-buku bersampul tebal, banyak yang tampak tak pernah disentuh, namun jelas dipilih dengan selera.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Kedai Juni & Juli

Kedai Juni & Juli

“Silahkan duduk.” Mereka lalu duduk di sebuah sofa yang berwarna putih gading. Di depan sofa itu terdapat sebuah meja yang terbuat dari kaca. Tidak banyak ornament di dinding ruang tamu itu, hanya ada satu buah lukisan bergambar area persawahan dengan beberapa petani yang sedang memetik bulir-bulir padi tergantung di sana. “Mau minum apa?” “Gak usah repot-repot Bu,” jawab Juni ramah.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Kututup kembali pintu kamar mandi dan berjalan terus ke tengah ruangan. Sebuah sofa berukuran king berada di tengah-tengah ruangan. Persis menghadap ke arah televisi berukuran 42 inci yang menempel di dinding. Di bawah televisi tersebut terdapat meja panjang yang entah fungsinya buat apa. Buat menaruh makanan kali, pikirku. Di samping kanan tempat tidur, ada sebuah meja kerja yang di atasnya telah tersedia dua botol air mineral, sedotan, teko pemanas, kopi, teh, dan beberapa saset gula, cangkir, tatakan, dan sendok kecil. Tersedia juga dua buah mie instan dalam cup rasa ayam bawang. Lengkapnya, pikirku. Pas di depan jendela sana, terdapat dua buah kursi dengan sandaran empuk berwarna hijau l
1041.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Tiba-tiba Amisha terlonjak bangkit dari sofa. Sebuah meja kerja melengkapi kamar Amisha. Posisinya tepat berada di ujung sofa, di dekat jendela. Amisha melangkah menuju meja itu. Ia duduk di atas kursi dan meraih sebuah tablet yang diletakkannya di atas meja.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai meja sofa
Baca
+Pustaka
Simpanan Istri Pejabat

Simpanan Istri Pejabat

Mereka langsung menuju ke toko furniture dan melihat-lihat sofa, springbed, meja makan, dan lain sebagainya. "Mas, sofanya pakai yang bahan vinyl aja ya biar nggak menyerap debu," pinta Anita saat memilih sofa ruang tamu dan ruang keluarga. "Boleh, Mbak. Kayak yang di Fallpoint apartment dulu itu ya?" balas Agus menunjuk sebuah set sofa vinyl warna hitam dengan meja kaca. "Itu juga bagus, Mas. Simple dan elegan, aku suka sih!" Anita setuju dengan pilihan suaminya.
10185.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai meja sofa
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Sebenarnya ada 4 buku baruku yang akan segera rilis sebelum akhir tahun, doakan lancar ya Guys. Hari ini baru rilis satu buku baru Gairah Liar Sugar Mommy sedikit bergenre menantu diwarnai dengan age gap dan misteri pembunuhan di masa lalu. Cukup seru untuk dijadikan bacaan santai. See u there!
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

sahut Zara. "Sofanya?" tambah Amira. "Kalau yang paling atas kayak ruang keluarga biasa. Sofanya ada dua berhadapan. Kalau yang dibawah itu muat lebih banyak, sofanya juga kayak buat meeting biasa. Dua-duanya ada TV ukuran 42 inci." Amira manggut-manggut tanda mengerti. "Yang di lantai ini kursinya tolong ganti pake sofa panjang, ya!" pinta Amira.
1045.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meja sofa
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status