Skandal dengan Mertua
Mungkin sudah banyak yang tidur.
Warung itu cukup besar dengan meja-meja dan kursi. Di bagian belakang ku lihat ada meja besar untuk membuat minuman dan ada pintu kecil belok ke belakang, mungkin itu dapur.
"Assalamualaikum," ku ulangi salamku. Ika keluar dari arah dapur tersenyum membalas salamku.
"Maaf, Mas. Tadi aku abis cuci piring nggak denger. Duduk dulu, Mas. Tak buatkan minum dan makan," ia kembali ke dapur.