Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

“Mari silakan duduk, Pak Rayyan! Ini silakan daftar menunya!” Pak Rayyan tersenyum lalu berjalan mencari tempat duduk yang kosong. Tak terlalu luas teras yang dijadikan tempat duduk untuk yang makan di tempat. Hanya ada dua bangku panjang yang mengapit satu meja. Selebihnya hanya ada kursi-kursi plastik yang ditumpuk di pojok warung. Biasanya para karyawan yang membeli nasi untuk dibungkus, akan memilih duduk di kursi plastik tanpa sandaran itu.
1094.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Iya. Sampai bapak yang jual hafal sama kita, lho.” Dirga terkekeh, melepas sabuk pengamannya. “Ayo masuk! Aku udah laper berat.” Mereka berjalan berdampingan memasuki warung itu. Tempatnya tidak besar, hanya sekitar enam meja kayu yang ditata sejajar di kanan dan kiri. Aroma minyak wijen dan kecap manis memenuhi udara, membawa nostalgia yang kuat di antara keduanya.
10320.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai meja warung
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Istri Lima Belas Ribu

Istri Lima Belas Ribu

Cukup berkelas menurutku. Turun dari mobil berwarna putih, aku melangkah menuju tempat yang sudah dibritahukan lewat pesan tadi. Warung ini lesehan, namun terdapat sekat pemisah setinggi satu meter antara satu meja dengan meja yang lain, sehingga pengunjung tetap memiliki privasi. Tempat duduk Pak Risya berada di ujung warung ini. Sehingga untuk sampai ke sana, aku harus melewati meja-meja yang berjejer terlebih dahulu. Saat sedang melintas, sekilas kudengar sebuah obrolan dari pengunjung yang juga sedang makan siang. Mereka sekelompok pria berseragam.
9.72.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107.7K kali sebagai meja warung
Tampilkan Ulasan (309)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
MARJAN SOLID

MARJAN SOLID

“Iya juga sih. Nambah berapa ya?” Marina duduk di pojok ruangan yang dijadikan sebagai singgasananya untuk bekerja. Ruangan itu disekat dengan triplek yang dicat dan dilukis, supaya tidak terlihat oleh pengunjung dan lalu lalang pekerja. Sekat triplek itu juga berfungsi sebagai hiasan karena lukisan yang menggambarkan sebuah keluarga sederhana yang bahagia. Warung makan Marjan Solid tidak terlihat seperti warung makan Padang kebanyakan. Marjan Solid lebih terlihat seperti café dengan tampilan minimalis. Pelayan warung pun memakai baju seragam berwarna hijau.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

--- Teko suci menyala lagi. Dan malam WarKoDuBa kembali meneduhkan. Tapi di sudut warung, kini ada meja yang selalu kosong. Meja itu tak akan pernah dipakai. Karena ia menyimpan satu rasa yang hilang untuk membuat rasa lain bertahan. Dan itu cukup.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

Qizha melenggang masuk ke warung dengan familiar, seolah dia sudah sangat sering memasuki warung itu. Qasam mengedarkan pandangan. Kursi kayu dipadu meja kayu yang dialasi taplak dibalut plastik kaca. Dindingnya berupa papan. Tidak ada yang menarik. Namun Qasam dengan tenangnya duduk di kursi samping Qizha. Dia seakan sudah terbiasa dengan situasi warung kecil seperti itu. tak ada keluhan atau merasa jijik pada tempat yang tak biasa dia duduki.
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

Walau hanya dengan modal pas-pasan tapi warung yang kami bangun cukup memuaskan. Satu saung dari bambu dengan beratapkan rumbia sudah berdiri kokoh di depan halaman rumah dikami. Dan disetiap pinggir aku hiasi dengan lampu warna kuning yang biasa digunakan di cafe-cafe, sementara di sampingnya ada satu meja berbentuk L untuk masak dan sisi sebelah kiri ada etalase kecil untuk meletakkan mie mentah dan ayam yang sudah dimasak, sementara samping etalase akan digunakan sebagai kasir.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

Hanya ada empat meja pengunjung saja yang terdapat di warung ini, dan semuanya terisi penuh. “Enak banget ini, Ran, untuk harga segini,” ucap Raya sambil mengangguk-anggukan kepalanya. “Aku bilang juga apa, Ra, aku aja seminggu bisa beberapa kali makan di sini, udah enak, murah pula,” ucap Rani bersemangat. “Cocok banget buat kantongku ini, Ran,” timpal Raya sambil terus mengunyah makanannya.
10150.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

Akan kuolah nanti setelah pulang tarawih. Suasana berbeda terasa saat memasuki warung. Letak meja dan kursi diubah menjadi lebih renggang agar pelanggan leluasa saat makan di sini, lemari plastik yang terletak di pojok sekarang sudah tak ada, jadi ada sedikit ruang untuk menggeser meja-meja ini.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai meja warung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status