Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gelora Hasrat Kakak Ipar

Gelora Hasrat Kakak Ipar

"Melupakan? Lagi? Kau pikir seseorang bisa khilaf berkali-kali?" "Nyatanya kita khilaf berkali-kali kan? Jadi, mari kita lupakan yang ini juga, Luca! Aku permisi, Daniel pasti mencariku, tolong jangan mengatakan apa pun tentang yang barusan!" seru Belinda yang buru-buru keluar dari kamar Luca. Luca yang ditinggalkan pun makin frustasi sampai ia pun tertawa kesal. "Melupakan dan melupakan lagi! Sial! Kalau tahu akan dilupakan, seharusnya aku langsung menidurinya saja. Jadi hasratku terlampiaskan dan kami juga akan berakhir melupakan! Sial, Belinda! Sial!"
10289.8K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as melawan lupa
Read
+Library
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

"Aku cuma kasihan sama kamu. Lima tahun lho." Aku menjawab dengan tenang, "Tapi, aku sudah lupa semuanya. Nggak apa-apa kalau melupakan ingatan seburuk itu." Sachi mengangguk pelan seolah-olah mengerti. Kemudian, kami saling tos, menyepakati hal yang sama. "Ayo, makan barbeku!" Kami makan barbeku, jalan-jalan, lalu bergandengan tangan sambil pulang ke rumah.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as melawan lupa
Read
+Library
Melupa Rasa

Melupa Rasa

Akhirnya Anara pun melanjutkan perkataannya lagi, "jadi selama Lila bersama saya, Pak Direktur bisa menyembuhkan luka hati Pak Direktur. Dan saat semuanya sudah selesai, semuanya akan lebih baik lagi bagi Pak Direktur maupun Lila. Lagipula...menurut saya, dengan pergi berlibur bukan berarti bersikap pengecut dan melarikan diri. Apa salahnya bisa sedikit demi sedikit melupakan kenangan yang menyakitkan hati dengan cara yang lebih cepat? Selama cara itu tidak salah, layak dicoba, kan?" Pram tersenyum manis sambil menatap Anara lembut. Sementara itu Anara semakin gugup karena berpikir mungkinkah lagi-lagi ia salah bicara? "Kenangan tidak bisa dipaksa untuk hilang dengan cepat, Anara. Tapi terim
108.7K viewsOn holdAdded to Library 236 Times as melawan lupa
Read
+Library
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

"Amanda, aku akui semua kesalahan yang aku buat." "Aku sudah menerima hukuman yang seharusnya aku terima. Kenapa kita tidak mulai dari awal dan melupakan masa lalu? Aku tahu kamu masih marah padaku, jadi nanti aku akan perlahan menebus semuanya. Bagaimana?" "Tidak bisa!" Amanda cepat-cepat menoleh dan menghindari tangannya. Mungkin karena rasa kecewa yang mendalam, suaranya terdengar tercekat.
8.4165.2K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as melawan lupa
Read
+Library
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Melanie bertekad untuk tidak menunjukkan banyak emosi negatif, kotor, dan buruk yang biasa terjadi dalam kehidupan orang dewasa di hadapan gadis kecilnya. "Mommy menyesal, Millie. Aku seharusnya tidak mengabaikanmu. Mulai sekarang, Mommy dan Daddy tidak akan pernah bertengkar lagi di depanmu, oke?” Melanie menjawab dengan tersenyum. “Namun kau juga perlu melakukan satu hal untukku — bisakah kau melupakan semua hal buruk dan menyedihkan sebelumnya? Lupakan semuanya, oke?” Melissa memejamkan matanya sambil bercanda dan menunjukkan ekspresi dengan menggelengkan kepalanya. “Abadada-kadabraa! Sihir, hilang! Oke, aku sudah lupa.”
9.71.8M viewsCompletedAdded to Library 62.9K Times as melawan lupa
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Nurma Asriii
aku sudah menyelesaikan cerita ini sampai akhir.. ini secara tidak sengaja mengubah karakter ku seakan aku merasakan berasa dalam situasi novel ini.. setiap eps selalu menarik dan mudah dipahami.. aku ingin membaca ulang ini di lain waktu..
Read All Reviews
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

Waktu pun terus berjalan seiring hembusan angin, detik demi detik berlalu namun tetap saja rasa sakit dan rasa kecewa belum sedikit pun hilang bahkan luntur saja tidak . Manda masih harus menutupi luka nya dengan sebuah senyuman di setiap hari nya . Sejenak Manda bisa melupa kan Wahyu namun ketika Manda sedang seorang diri Manda pun kadang terlintas ingatan kenangan tentang Wahyu hadir .
4.1K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as melawan lupa
Read
+Library
Menjadi Istri yang Dilupakan

Menjadi Istri yang Dilupakan

Perasaan hancur dan kehilangan memenuhi dirinya, membuatnya merasa terperangkap dalam kebingungan dan rasa sakit. "Apa kamu... kamu benar-benar nggak mau berjuang untuk kita lagi?" Nadia bertanya dengan suara lirih, meski ia sudah tahu jawabannya. Indra menatapnya sebentar, lalu menghela napas panjang. "Aku nggak bisa, Nadia. Aku nggak bisa hidup dalam kebohongan lagi. Aku minta maaf."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as melawan lupa
Read
+Library
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

jawab Alena. “Waduh, pantesan. Hari pertama ujian serasa perang, ya, Len? Gue jadi lo kayaknya udah nggak sanggup ngerjain, sih. Mendingan gue ghosting aja itu soal daripada gue mumet.” “Awas karma lo, Sak. Di-ghosting balik sama soal ujian tau rasa lo nanti.” “Ya kagak gitu juga konsepnya, Sak. Ah elah, elo nih.”
107.4K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as melawan lupa
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 8 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Melupakan memang hal tersulit dalam hidup. Bahkan mungkin tidak bisa dilakukan meski waktu sudah berjalan begitu lama. Karena sia-sia saja jika memaksa melupa, tetapi hati masih menyimpan perasaan, baik cinta atau pun luka. Semua itu justru kian membawa diri pada orang yang telah memilih pergi. Ibarat pepatah menelan bratawali yang sudah jelas rasanya pahit.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as melawan lupa
Read
+Library
Behind My Mask

Behind My Mask

Pemuda itu melebarkan bola matanya, “Serius lo lupa sama gue?” “Siapa elo, siapa gue,” balas Livy. “AAAKH, jangan bilang lo amnesia kayak di sinetron gara-gara ledakan tadi, Kepala lo kebentur kan?” “Kebentur sih iya, lo nggak pake mata lo buat liat perban di kepala gue ini?! Bego.” “Jadi lo beneran lupa sama gue?” “Ya iyalah, ngapain juga gue inget elo.”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as melawan lupa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status