Cerita Cinta Sang Janda Muda
Tapi saat ini, melepaskanmu adalah satu-satunya cara agar kau dan aku selamat.
"Maaf, aku sudah menutup lembaran apapun yang ada di antara kita," jawabku berbohong lalu kembali mematikan teleponnya.
Aku tidak boleh membiarkan Alex mendengar tangisanku, dan tidak boleh goyah di hadapannya. Mekipun begitu teleponnya kututup, aku langsung meraung, menangisi pria yang pernah menjadi duniaku.