Cinta yang Salah
“Sekarang aku tanya, kamu mau pergi ke klub malam atau nggak? Kalau masih nggak mau, aku akan datang ke kosanmu dan menyeretmu agar mau ikut denganku. Mau yang mana? Datang sendiri dengan senang hati atau aku harus menyeretmu! Aku sudah terlalu sabar menanggapi ucapanmu, Hen. Cewek banyak! Dan aku nggak pernah menggoda pacarmu. Dia yang datang sendiri kepadaku. Paham! Awas saja kalau masih menolak, kamu bakalan habis, Hen!”
Ya, akhirnya aku menggunakan jurus terakhir. Memaksanya untuk mau menuruti apa kataku. Jika tidak, siap-siap saja akan babak belur.
“Br*ngs*k! Jemput aku di kosan. Aku nggak bawa motor. Aku bonceng kamu saja.”
Akhirnya, mulutnya diam juga. Dia mau ikut denganku asalkan ak
인기 회차