Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Dania berdiri dengan tenang sambil menatap keributan di pintu masuk gedung pemerintahan, beberapa orang berebut untuk mendapatkan ruangan, beberapa lainnya saling membentak beradu mulut karena masalah sepele. “Kamu bisa masuk ke dalam di tengah keributan itu? Mereka memenuhi pintu dan perilaku mereka menyulitkan kandidat lain untuk masuk ke dalam gedung. Mereka sejak tadi bertengkar dan memaki satu sama lain. Di mana Jenderal Su?”
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

tanggap Samantha, menoleh ke belakang saat mobil melewati persimpangan jalan. “Maaf karena kami sudah membuat keributan.” “Kami janji tidak akan melakukannya lagi,” tambah Martin. “Lalu bagaimana rambutnya Maureen sekarang, Mommy?” Samantha mendorong napasnya. Tidak tega dengan anak-anak jika mereka sudah bersikap semanis ini. “Ya sudahlah ... yang penting kalian tahu kalau bertengkar itu tidak ada baiknya. Jadi setelah ini kalian tidak boleh seperti itu lagi, ya?”
9.534.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
KUHANCURKAN KARIR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA

KUHANCURKAN KARIR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA

"Hasil kerja keras apanya?" Ibu Mas Bima pasti sengaja ingin membuat Ibuku kesal. untungnya, Ibu masih bisa menahan diri. Kondisi kedai saat ini masih sangat ramai. Jika kami terlibat keributan, bisa-bisa kedai baruku mendapat reputasi buruk.
1075.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

“Saya nggak tahu ya kalian siapa, dan saya juga nggak mau berurusan dengan kalian.” “Ngomong aja nggak jelas dari tadi. Kalian mau menyampaikan apa sih? Datang-datang bikin keributan, dorong-dorong dan giliran dibalas malah teriak paling kencang!” balas Ambar tak kalah kencang. Tumpukan emosinya dari pagi kini pecah juga karena tersulut amarah oleh perundungan klise ini. Kini mereka benar-benar menjadi pusat perhatian.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Nadya berdiri, membuka kedua tangannya seperti menghadang pintu neraka. “Saya belum selesai—” Sekuriti menghela napas. “Bu, tolong jangan membuat keributan lagi.” Keributan. Istilah itu lucu kalau dipikirkan baik-baik. Ketika seseorang menangis dan memohon agar suaminya tidak mati—disebut keributan. Ketika seseorang miskin, suaranya otomatis menjadi gangguan publik.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Namun satu hal yang kadang bikin dahi Mante berkerut, tetangga di sebelah rumahnya sering banget ribut. Awalnya Mante tak menggubris keributan RT si tetangga ini, tapi saat dia asyik bersihkan mesin mobilnya, ketika keributan ini kembali pecah. “Hmm…ribut mulu?" batin Mante, saat dia menjenguk ke sebelah kagetlah Mante, seorang pria sedang menyeret seorang wanita muda yang lagi gndong bayinya yang masih bayi.
9.52.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.5K kali sebagai memancing keributan
Tampilkan Ulasan (76)
Baca
+Pustaka
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
Merebut Suami Pelakor

Merebut Suami Pelakor

Satu suara yang menyahut, maka suara lain akan ikut menyerukan kata pendukung. “Iya, mana pelakor itu!” Rama berdiri tegak. Bibirnya menipis dan Bik Sumi bisa melihat kekesalan dari kernyitan keningnya. “Apa maksudnya? Tolong jangan buat keributan di rumah saya. Kita bisa diskusikan dengan cara yang baik-baik.” “Ah, saya juga maunya begitu, Pak Rama. Tapi, mereka langsung menyeret saya ke sini.”
1064.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Perempuan Tanpa Sayap

Perempuan Tanpa Sayap

“Kau harus tahu, di sini hidup begitu kejam! Tidak ada gunanya dalam diam tak berbuat apapun, mengalah akan mengakibatkan kau terus diperlakukan orang-orang itu seenaknya. Apa kau selalu ingin mereka tindas?” “Aku tidak berarti mendukungmu untuk berbuat keributan di tempat ini, tidak perduli kau atau mereka yang salah! Tapi, kau haru tahu, Mengalah tidak semuanya dapat menyelesaikan masalah! Aku sudah bosa mendengar bahkan menangani orang-orang seperti kalian, kau hanya membuat masalahku bertambah di tempat ini!”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Madu

Terpaksa Menjadi Madu

Dan membuat kerusuhan di tempat orang pasti akan membawa masalah lainnya. “Lo mau ngomong baik-baik di sini apa mau tawuran di sini? Kita juga bisa digebukin warga kalau ngerusuh di sini!” tekan salah satunya. Devan menghela nafasnya dan menepis tangan teman-temannya itu. Lalu kakinya bergerak gelisah, berusaha menenangkan dirinya sendiri dan tangannya menolak pinggangnya dengan pipinya yang menggembung berusaha mengambil nafas dengan baik.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Kirana terkekeh dan berhasil memancing target dengan umpannya, dia terus memanas-manasi keduanya karena semakin seru mereka bertengkar di kantor polisi dan menyebabkan keributan yang cukup membuat Kirana tersenyum senang. "Kak Kirana, setelah ini kita harus berbuat apa?" bisik matahari. "Tunggu dan lihat saja, kita akan melihat pertunjukan yang menarik," jawab Kirana yang membuat Wina dan Matahari semakin penasaran.
9.7489.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.8K kali sebagai memancing keributan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status