Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pendekar Pedang Ganda

Legenda Pendekar Pedang Ganda

Du Meng melirik malas. Pria berkumis ingin menampar Du Meng yang sangat meremehkannya. Namun, suara bentakan keras seseorang terdengar bagai sambaran petir di siang hari bolong. "Diam!" Pria berbadan besar yang menjadi pimpinan merasa kesal dengan keributan di sekitarnya. "Jika ada yang masih berani ribut di tempat ini, maka aku sendiri yang akan menghantarkan mulut kalian semua!"
105.9K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as memancing keributan
Show Reviews (26)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Hai semua, Serpihan Salju ingin mengucapkan rasa terima kasih atas kesetiaan dan kesediaan para pembaca tersayang dalam mengikuti kisah 'Legenda Pendekar Pedang Ganda' hingga sejauh ini. Jangan lupa untuk terus mengikuti dan mendukung naskah ini dengan limpahan berlian tosca (gem) agar penulis menj
Read All Reviews
Dinikahi Mantan Adik Ipar

Dinikahi Mantan Adik Ipar

Ia khawatir ada keributan besar. "Saya sungguh minta maaf. Kondisi seperti ini, di luar kendali saya." Bram berusaha bersikap sebaik mungkin supaya ia mendapatkan citra yang baik di hadapan rekan bisnis ayahnya karena ia ingin mendapatkan dukungan penuh saat perebutan hak waris perusahaan nantinya jika ayahnya telah tiada. "Tidak apa-apa, hal seperti ini sudah biasa terjadi. Pertengkaran antara adik dan kakaknya."
2.2K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as memancing keributan
Read
+Library
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

jelasnya. "Al..." Rai kembali mengetuk-ketukan jarinya, "Kenapa kau membuat keributan hanya karena hal sepele?" tanyanya santai namun tajam. #bersambung ke BAB 19 - Abadi (Bagian 2)
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as memancing keributan
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Meski dia tak begitu menginginkan keributan, terkadang keributan itu sendiri yang menawarkan diri. “Memanglah mereka ini seperti ngengat. Aku hanya ingin damai ketika kemari, bukan menghadapi masalah yang datang karena mereka. Sial sekali!! Perjalanan ini akan menemui dinding beton dan kuharap itu bukan dinding berduri. Mereka sudah mulai menunjukkan diri, tapi tak seutuhnya!” seru Barata saat dia merasakan ada banyak aura tiba-tiba muncul. Sesaat perasaan dipenuhi mencuat keluar dari benaknya. Hal itu benar-benar tidak nyaman dan membuat dia merasa seperti berada di tengah-tengah badai yang hendak menunjukkan keganasannya.
1057.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as memancing keributan
Read
+Library
Anakku Disakiti Selama Aku Merantau di Luar Negeri

Anakku Disakiti Selama Aku Merantau di Luar Negeri

jawabku. "Jadi, hanya karena dia tak mengaku?" Ibunya mulai berdiri dan membeliak padaku. "Harus ada yang membuat yang mengaku," balasku tetap tenang. Aku tak mau memancing keributan dan mengalihkan perhatian semua orang karena akibatnya akan buruk bagi mereka. Aku tahu sedang berada di kampungku, di tengah-tengah keluargaku, dan tahu persis bahwa satu keributan saja mereka akan dihajar dengan mudahnga.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as memancing keributan
Read
+Library
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

cetus salah seorang yang tak tampak wujudnya karena tersembunyi di tengah kerumunan. “Sudah-sudah ibu-ibu, bapak-bapak! Masalah ini akan kami tangani kalian tidak usah khawatir, sekarang kalian bisa kembali ke kegiatan masing-masing dan satu lagi! Saya berpesan ke kalian jangan pernah ada lagi yang suka mengurusi urusan orang lain biar tidak terjadi fitnah serta keributan seperti ini. Saya harap kalian semua paham apa yang saya maksudkan, silahkan bubar semuanya!” Bersambung …
107.7K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as memancing keributan
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

“Bagaimanapun sesuatu yang batil wajib binasa ... maka, menyatakan perang jadi keharusan buat kami.” “Apakah orang-orang sok seperti kalian itu hobi berperang dan memancing keributan? Lucu sekali melihat segala yang tidak sama dengan pandangan kalian harus diperangi,” ledek Godha. “Kuyakin, kehidupan kalian dipenuhi panasnya dendam dan ketakutan yang suram. Dan ketenangan adalah kondisi tersulit bagi kalian temukan ... HUA-HA-HA-HA ....”
1019.9K viewsOngoingAdded to Library 675 Times as memancing keributan
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

"Lo pasti yang bikin keributan." Keenan bermaksud untuk lebih memancing amarah Ana. Dia harus membuat wanita itu setidaknya marah atau paling tidak memakinya. Tentu saja agar dia tidak begitu merasa bersalah. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Ana hanya diam, seperti tidak menganggap dirinya ada apalagi berbicara.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as memancing keributan
Read
+Library
THE DEVIL WIFE

THE DEVIL WIFE

Erga menimpali perkataan Frans dengan nada bicara yang meninggi. Ke dua lelaki itu kini berdiri saling berhadapan. Saling melempar tatapan yang penuh dengan amarah. Revan buru-buru melerai sebelum keributan semakin memanas. "Udah dong, kita ke sini niatnyakan mau seneng-seneng. Kenapa lo jadi pada berantem gini?" kata Revan yang mengambil posisi di tengah-tengan antara Erga dan Frans.
8.821.3K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as memancing keributan
Read
+Library
Kembalinya Istri Kaya sang CEO

Kembalinya Istri Kaya sang CEO

Ingin hati mengucapkan maaf, tapi mulut berkata lain. “Ini semua salahmu, kalau kamu tak memancing keributan, kejadian ini tak akan terjadi.” Dua anak manusia itu masih melanjutkan pertengkaran. Karen mendengus kesal. Tuk! Tuk! Tuk! Kaca pintu mobil diketuk dengan tidak sabar. Diaz menurunkan kaca jendela. “Hei, keluar dan selesaikan masalah kita,” perintah si pengetuk pintu.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as memancing keributan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status