Satria Idaman Wanita
Mata gadis itu berkedip-kedip jenaka, menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan namun penuh dengan aura godaan.
Sebagai pria normal, jantung Satria tentu saja sempat melewatkan satu detakan. Namun, dengan pengalaman hidupnya yang panjang di dunia luar, Satria dengan cepat menguasai keadaan. Dia tidak panik, melainkan langsung melirik ke arah pintu kaca belakang rumah, memastikan tidak ada sosok Vera atau Laras yang sedang mengintip.
"Nggak anu apa maksudnya, Ki? Kalimatmu itu bisa bikin salah paham orang yang dengar lho," jawab Satria dengan nada santai, mencoba mengabaikan kedekatan posisi mereka.