Karma Sang Penggoda
Tiada jarak diantara kami, nafas kami saling beradu menghembus diwajah masing-masing.
Perlahan mata bening itu meredup, wajah tampannya kian mendekat menghampir wajahku. Nafas seakan tercekat, jantungku melompat-lompat seiring dengan hangatnya hembusan nafas yang menampar wajah. Mataku terpejam perlahan, berharap sesuatu yang manis terjadi menghampiri diriku.
Lama aku menunggu, tiada suatu apapun yang terjadi. Perlahan mataku terbuka, betapa terkejutnya saat melihat Yasir tengah memandangi wajahku tanpa jarak.
Hot Chapters