Membuat novel PDF singkat sendiri sebenarnya lebih mudah dari yang dibayangkan, dan prosesnya justru menyenangkan jika kita anggap sebagai proyek kreatif pribadi. Pertama, tentukan dulu konsep cerita—apakah fiksi pendek, slice of life, atau mungkin cerita horor satu bab? Aku biasanya mulai dengan menulis draf kasar di notes atau Google Docs, bebas mengalir tanpa khawatir salah eja. Setelah draf selesai, baru masuk tahap penyuntingan: periksa alur, karakter, dan konsistensi dunia cerita. Tools seperti Grammarly atau Hemingway Editor bisa membantu memoles bahasa.
Setelah naskah final siap, convert ke PDF. Aku suka menggunakan Canva untuk desain cover sederhana yang eye-catching, lalu gabungkan dengan file teks menggunakan Adobe Acrobat atau tools online seperti Smallpdf. Jangan lupa atur margin, font yang nyaman dibaca (seperti Garamond atau Arial), dan sisipkan page break untuk bab baru. Kalau mau lebih profesional, tambahkan halaman copyright dan daftar isi. Proses ini memakan waktu, tapi hasilnya memuaskan—seperti mencetak potongan jiwa dalam bentuk digital.