Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Pemuda itu merebahkan diri di atas daun talas yang sudah digelar oleh Gendon. Suara jangkrik dan burung hantu tampaknya menjadi musik pengantar tidur mereka untuk malam itu. Surya Yudha baru saja memejamkan matanya ketika mendengar suara gemerisik dari arah semak-semak.
928.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 903 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Baca Semua Ulasan
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Suara benda jatuh seperti orang tengah melompat, aku mendongak menatap sesuatu yang terlihat di atas atap yang sedikit bergoyang. Deru langkah kaki berjalan kesan kemari di atas pondok ini. Teramat ngilu ketika mendengar pantulan suara dari benda yang menggores atap di atas sana. Suara erangan begitu seram terdengar menakutkan. Tidak ingin berlama-lama mendapatkan teror seperti ini, aku memutuskan untuk melihat siapa gerangan yang mengusik ketenanganku di malam hari seperti ini.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Suara gong menggema dari arah balai desa. Dalam keheningan malam, bunyinya terasa seperti dentuman yang merobek udara. “Siapa yang memukul gong di jam segini?” Raka memandang Darto, tapi lelaki itu tidak menjawab. Matanya menyipit, rahangnya mengeras. “Itu artinya… mereka memanggil kita.” --- “Mereka? Siapa ‘mereka’?”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Hening. Suara jangkrik di luar jendela terdengar begitu jelas, berpadu dengan desir angin yang menggoyangkan dedaunan bambu. Sesekali terdengar suara burung malam di kejauhan, membuat kesunyian pondok kian terasa dalam.
1069.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nissa Salsabila
makasih kak thor untuk bab 260 nya. ini yg saya tunggu dari lama. ruang kaisar bersantai dengan ratu chun. biar terasa bucin nya kaisar :) selalu selipkan d setiap bab keromantisan kaisar dan ratunya ya kak. :)
Emaknya Trejo
meskipun aku agak kemusuhan dengan dirimu thor tp i luv u pull lah,makasih ya udh bkn novel sebagus ini,,yah walaupun sebagian ada yg bilang bertele-tele tp bagiku ini salah satu novel terseru yg pernah aku baca!!sekali lg mksh ya author
Baca Semua Ulasan
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Namun Seraphine tahu satu hal yang tak mereka tahu—ia bisa mendengar suara malam. Malam di Desa Eira bukan hanya kegelapan. Ia seperti makhluk hidup, menyelinap melalui celah-celah rumah reyot, merayap di antara napas manusia, menatap dari balik pohon tua yang melengkung seperti punggung nenek sihir. Suatu malam, saat usianya baru genap tiga belas, Seraphine mendengar suara itu lagi. Kali ini, lebih jelas. “Sudah waktunya, anak dari bayang-bayang…”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

teriak Budi, suaranya pecah oleh panik. Tapi suara dari balik cermin justru makin keras. Gamelan mengalun—suara kendang, gong, dan saron bertalu-talu, tak masuk akal bagaimana bisa ada di kamar sempit itu. Lalu terdengar sinden bersuara lirih: “Sliramu wis dadi sliraku…” (Dirimu kini sudah menjadi diriku…)
794 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Sans hampir saja menabrak pintu kamar begitu mendengarnya, dia sedikit tidak rela, dia pikir malam ini setidaknya mereka bisa tidur seranjang. ------- Tengah malam, saat kesunyian malam baru saja di mulai. Di sebuah Bar, lampu warna-warni menerangi segala sudut tempat itu. Musik yang keras dan menghentak-hentak membuat siapapun yang mendengarnya ikut bergoyang. Dentuman alunan musik yang diiringi lagu begitu menghanyutkan para pendengar.
9656.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.8K kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Skyy
Mohon maaf, untuk masalah koin, saya tidak tahu menahu soal itu. Karena untuk perhitungan koin, itu sudah peraturan dari sistem aplikasinya, ya^^ Jadi, saya tidak bisa mengatur harga koinnya, saya mohon maaf sekali lagi, happy reading^^
herlambang
hebat Thor menulis cerita 2bab cuman 6minit dengan koin 14 untuk satu bab kalu 2bab berarti koinnya 28..cuman buat 6 minit ngak ada jaminan kembalian langsung wah hebat yah..kek anying apa..Thor koin ngak sesuai dengan pendeknya cerita..
Baca Semua Ulasan
Kembang Api di Pengujung Malam

Kembang Api di Pengujung Malam

Pada hari pesta perayaan satu bulan kelahiran anak sahabatku, suamiku, Evans Ardiono, menghadiahkannya sebuah vila. Aku mengira dia salah memberikan hadiah, tetapi ekspresinya tetap tenang saat berkata, "Anak Chloe adalah anakku. Vila itu hadiah untuknya." Tubuhku seakan jatuh ke dalam jurang es. Aku bertanya dengan enggan, "Sejak kapan?" Dia mengernyit tidak sabar. "Memangnya itu penting?" "Ke depannya, kau tetap Nyonya Ardiono. Punya uang, hidup santai, jadi ibu tanpa rasa sakit. Bukannya itu bagus?" Namun, Evans tidak tahu. Dia mengidap azoospermia parah. Yang tidak bisa punya anak bukan aku, melainkan dia.
517 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Hanya suara malam yang aneh—sunyi, namun menyimpan sesuatu yang mengintai. Reza berdiri di teras rumahnya, menatap ke arah bukit. Angin malam menyapu dedaunan, namun tak ada suara jangkrik, tak ada burung hantu. Bahkan suara kodok pun tak terdengar. Lalu terdengar... bunyi kendang. Pelan. Tapi ritmenya seperti denyut nadi. Dug... dug... dug... dug... Dari arah rawa.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Mereka membawa obor dan bambu runcing, meski semua tahu senjata itu tak banyak berarti melawan bayangan. Suara gamelan semakin jelas malam itu, bukan lagi samar, melainkan seperti dimainkan di tengah alun-alun desa. Denting saron, kendang, dan gong berpadu menciptakan irama aneh—perpaduan antara gembira dan kematian.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai mendengar suara gendang malam hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status