Sekretarisku Jilbaber
ucap Gendhis panjang lebar.
Aku terdiam mendengar ucapan Gendhis.
“Ndhis, ada apaan sih? Kok lama banget,” tiba-tiba Nisa sudah berada di belakang Gendhis.
“Eh, ah, nggak ada apa-apa Nis, cuman mau ngucapin selamat pada Kak Damar aja,” ucap Gendhis salah tingkah.
“Oh iya Pak, selamat atas pertunangannya bersama Adelia, semoga awet sampai jenjang pernikahan,” Annisa mengucapkan selamat kepadaku.