Hello, My Destiny
“Apa? Kamu mau mengantarku pulang?” Mata Miranda melebar mendengar penuturan pria itu.
Armand mengangguk, “Iya. Kalau begitu, ayo, aku antar kamu pulang.”
Alena menggeleng, “Tidak perlu, Armand. Kita tidak sedekat itu hingga kamu mau mengantarku pulang.”
“Justru itu. Bukankah bagus jika aku mengantarmu pulang? Dengan begitu kita bisa dekat. Saling mengenal,” sanggah Armand, “Jadi, tunggu apa lagi. Ayo, aku antar kamu pulang.”
Hot Chapters