Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Batin

Mata Batin

"Berani juga kamu datang. Kalau kamu mati, aku adalah orang yang pertama menikmati tubuhmu. Kuhisap darahmu hingga tak tersisa. Ha ... ha ...." "Begitu percaya diri sekali kamu. Tak akan ada yang bisa mengalahkanku," ucap Bara lantang. "Ayo kita buktikan kalau kamu bisa aku kalahkan. Bersiaplah!" Ia mengeluarkan asap berwarna hijau dari mulutnya. Seperti naga yang mengeluarkan api. Bara menghindari dengan melompat ke lantai atas. Tubuhnya menjadi ringan tanpa berat badan. Melompat ke segala penjuru.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
My Ice Prince!

My Ice Prince!

Kerajaan es dan api bersaing untuk mengumpulkan kitab dari kerajaan lain yang memihak kepada mereka. Kerajaan es tidak rela jika bumi berhasil dikuasai oleh kerajaan api. Sudah sangat banyak ulah dari kerajaan api yang meresahkan. Kekejaman elemen api membuat seluruh kerajaan elemen lainnya kurang percaya. Tetapi, keserakahan dan ambisi api tidak mampu di tolak secara baik-baik. Kerajaan api terus bersikukuh untuk melakukan apapun keinginannya. Elemen api akan membasmi segala sesuatu yang mencoba menghalanginya. "Apapun yang terjadi kau harus membawa kitab Lin untuk kerajaan kita!" Perintah Zhang Juo kepada Meng anaknya, sebelum akhirnya Meng dan Feng pergi ke kerajaan elemen tanah.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

Antara Mas Hanung dan ibunya? Papa mengusap dagunya perlahan, seperti sedang menyusun potongan puzzle di kepalanya. “Kalau dia berani main api di belakang istri dan anaknya,” suara Papa mulai terdengar marah. “bukan nggak mungkin dia juga berani main kotor dalam bisnis.” Aku tak tahu harus merespons bagaimana.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Bermain Api Dengan Tetangga

Bermain Api Dengan Tetangga

"Atau jangan-jangan semalam mas Leo..." Mulai sekarang Arumi akan lebih berhati-hati, terutama terhadap Indah. Laki-laki mana yang langsung akrab dengan tetangga barunya, terlebih itu seorang perempuan. Lalu, perempuan mana yang tak akan cemburu jika melihat suaminya akrab dengan wanita lainnya? "Lihat saja mas, aku nggak akan tinggal diam kalau sampai kamu bermain api di belakangku!" seru Arumi, ia penuh tekad akan menyelidiki suaminya.
683 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Melihat si kakek hendak mengejar Jin Bara Neraka jadi marah tapi juga khawatir. "Kakek yang tegak menyungsang ini memiliki kepandaian tinggi! Keadaanku membuat aku tak bisa bergerak cepat. Dia pasti mampu mengejarku! Jahanam! Aku harus dapat mencegahnya!" Jin Bara Neraka buka mulutnya lebar-lebar lalu meniup ke arah si kakek. Yang keluar kali ini bukan lesatan bara api tetapi satu gelombang api. Jin Terjungkir Langit berseru kaget ketika dia dapatkan dirinya tiba-tiba terkurung kobaran api. Cepat-cepat dia kerahkan tenaga dalam yang ada di kening ke kaki kanannya. Satu larikan besar kabut dingin membeset udara begitu si kakek tendangkan kaki kanannya. Kabut ini lalu bergulung-gulung menyamba
9.5243.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai menggenggam bara api
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

Lalu mendadak kulitnya yang hitam mulai menyala, bagaikan tersulut oleh api. Barbara menjerit saat api itu melahapnya dengan begitu cepat. Ia menjerit dan terus menjerit sementara cowok dengan mata berdarah terus menggumamkan kata-kata “kita selamat” berulang kali. Gadis itu terus menjerit hingga api benar-benar melingkupi dirinya …. “Argh!” Barbara tersentak bangun dengan keringat dingin membasahi kening dan hampir seluruh tubuhnya. Napasnya terengah-engah dan tenggorokannya terasa sangat kering.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Aroma hangus memenuhi udara, menandakan neraka yang menyala di depan mereka. Lautan Api yang Membara Sebelum mereka sempat bereaksi, tanah di bawah kaki mereka mulai terbakar. Api yang menyala-nyala muncul dari tanah, membentuk lautan api yang membara. Api tersebut sangat panas, mampu melelehkan batu-batu dan menghancurkan segalanya yang disentuhnya. Ardian dan Sita harus berjuang keras untuk bertahan hidup di lingkungan yang ekstrem ini.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

"Kau naif, Jentra Kenanga! Apakah kau benar-benar berpikir airmu bisa memadamkan jiwaku? Omong kosong! Api bukanlah senjata bagiku, Jentra! Api hanyalah pengantar bagi murka yang sesungguhnya, bagi kegelapan yang menghasutku! Rasakan, Tapak Geni!" Dari kedua tangannya, bola-bola bara api pekat ditembakkan secara sporadis. Mereka bukan bola api biasa, melainkan semburan bara yang setiap sentuhannya bukan hanya membakar, melainkan bara yang dihasilkan akan merembet, melahap seluruh tubuh dan menghanguskan prana jika tersentuh sedikit saja. Jentra Kenanga harus bergerak gesit dan lincah, mengerahkan semua prana airnya yang tersisa, sekadar untuk menangkis. Kengerian menjalari hatinya; satu kesa
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dante duduk di tepi ranjang. Jari-jarinya mengusap pelipis dengan gerakan lambat. Tatapan Dante kosong, tapi ada bara api yang menyala di matanya. Belle menolaknya. Bukan hanya sekadar menolak, tapi dengan tegas dan tanpa ragu. Dante tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Tidak ada seorangpun yang berani menentangnya seperti Belle.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Hidup ini benar-benar tidak ada artinya. Saat itu juga, sepasang kekasih muda keluar dari bar. Mereka saling membalas ucapan satu sama lain dengan nada tinggi. Mataku melirik ke arah wanita cantik itu. Api di dalam hatiku langsung tersulut kembali. Cuaca sedingin ini, dia hanya mengenakan stoking hitam panjang. Kedua kakinya ramping dan panjang, dipadukan dengan rok super pendek yang pas di pinggul. Hasratku langsung melonjak.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai menggenggam bara api
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status