Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Devil CEO

The Devil CEO

Jane mendaratkan bokongnya di kursi kayu itu. Untuk sesaat ia memejamkan mata dan berusaha menenangkan pikirannya. “Karena sudah mendapat kenyamanan dan keindahan ini, hari ini harus menebus dengan menulis sepuluh ribu kata,” ucap Jane dengan tekad menaklukan dirinya sendiri.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as menulis indah
Read
+Library
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

Lalu Manda pamit meninggalkan Rio, Manda teringat bahwa Wahyu pernah mengirimkan pesan melalui email, seketika Manda pun mengetik pesan untuk Wahyu . " Assalamu'alaikum Wahyu, Terimakasih atas hari hari yang sudah Wahyu berikan untuk Manda . Terimakasih Wahyu sudah menemani Manda selama ini, sudah menjadi tumpuan Manda untuk sekedar bersandar. Terimakasih Wahyu sudah menjadi yang balik terbaik untuk Manda . Maaf jika selama ini Manda belum bisa memberikan Wahyu yang terbaik . Maaf Manda selalu menunjukkan sisi lemah dan merepotkan Wahyu selama ini .
4.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as menulis indah
Read
+Library
Ada apa dengan tunanganku?

Ada apa dengan tunanganku?

Aku mengambil sebuah buku dan sebuah pulpen dibawah meja lalu menulis kutipan kalimat dan sebuah sajak yang ada di novel itu. Aku akan duduk di mana ada bayangmu, menunggumu meski berjuta waktu. Aku akan berjalan, bahkan berlari menujumu. Hanya agar bisa bertemu lagi –meski cuma satu kali. Aku tidak gila, hanyalah seseorang yang tengah jatuh cinta. Cinta bisa begitu indah jika kutuliskan lewat kata-kata, lebih menarik daripada kenyataan.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as menulis indah
Read
+Library
Sang Penakluk

Sang Penakluk

“Perlu banget!” Alden meraih pulpen dan setelah melatih di kertas untuk melemaskan jarinya, Alden menulis rangkaian kalimat. ‘INDIRA, SEMOGA APA YANG TERTUANG DALAM BUKU INI, MAMPU MEWAKILI HATIKU.’ Alden meminta pendapat pada Niara, wanita itu mengiyakan dan menganggap itu cukup. Kini Alden siap untuk membungkus serta mengirimkan pada Indira. Hatinya berdegup penuh harap.
1046.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as menulis indah
Read
+Library
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

“Ya, yang aku sukai adalah pembimbing thesisku.” Mbak Indah menepuk jidatnya, tertawa terbahak-bahak. “Psstt…” seru Indra menempelkan telunjuknya ke mulut Mbak Indah. Setelah menyingkirkan telunjuk Indra, Mbak Indah berkelakar,“Nggak cuma di novel ternyata. Apa aku keseringan baca novel online jadinya terbawa di dunia nyata.”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as menulis indah
Read
+Library
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Ah. Bukan seperti itu! Detailkan dengan banyak kata indah yang membuat orang lain yang membacanya hingga terbayang adegan panas tersebut. Jangan sampai saya lihat kamu menulis orgasme jadi organisme Tertanda, Moon. Mood Ilana mendadak buruk, bahkan kalau boleh ia meringkuk seharian di kasur dan tak ke kampus sekarang.
9.935.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as menulis indah
Show Reviews (42)
Read
+Library
Rizka Ahmed Syukri
aaaaaaaaaa aku terharu baca cerita ini,, sebagai seorang ibu faham betul gimana harus kuat liat anak demam/sakit,, btw makasih mak selalu nyajiin cerita yang luar biasa bagusnya,, maaf baru hadir karena abis lahiran Rabu kemaren,,
V Missv
Mudah-mudahan ini komen aku terakhir di sini. Pada dasarnya aku ga mau berhubungan lagi dengan seseorang 'you know who'. Jadi, jangan saling mengusik. Ngetik aja yang aman dan damai ya. Kita ini penulis, bukan penjulid. Sukses terus.
Read All Reviews
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

“Tulisan ini indah banget, Yah. Aku pengen kamu terus nulis. Dunia butuh denger cara kamu ngelihat hidup.” Aisyah tersenyum pelan, air matanya hampir jatuh tapi ia tahan. “Aku dulu pikir, kalau hidup penuh luka, gak ada lagi hal indah yang bisa aku tulis. Tapi ternyata, setelah semua sakit itu hilang, kata-kata datang sendiri.” Arga menatapnya dengan lembut. “Mungkin karena sekarang kamu udah nulis dari hati yang tenang, bukan dari hati yang takut.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as menulis indah
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

"Sangat indah." ***
103.0K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as menulis indah
Read
+Library
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Reanna memasang telinganya, tangan kanannya telah siap menuliskan setiap kata yang akan keluar dari bibir coklat kemerahan pria tercintanya, meskipun dengan hati terluka. "Kutanamkan rindu di hatimu, sebab keindahan bukanlah bunga yang tumbuh di pekarangan rumahmu." Wanita itu tercekat mendengar ucapan suaminya. Namun, tetap berusaha menuliskan kata-kata yang terucap. "Bila pelita padam karena terpaan cinta, izinkan aku menjadi api agar dirimu tetap dalam cahaya." Kembali. Reanna menuliskan setiap kata yang meluncur dalam diam. Seiring hatinya yang bertanya-tanya, untuk siapa kalimat indah itu tercipta.
1019.7K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as menulis indah
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Suatu sore, di sebuah kafe kecil tempat mereka biasa berdiskusi naskah, Damar berkata pelan, “Aku suka caramu menulis, Nay. Setiap kalimat kayak punya nyawa.” Nayla tersenyum malu. “Aku cuma nulis apa yang aku rasa. Kadang sakit, kadang indah.” “Dan kamu bisa bikin yang sakit terasa indah,” jawab Damar sambil menatapnya. “Itu nggak semua orang bisa.” Ada jeda di antara mereka. Hening, tapi tidak canggung. ⸻
1.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as menulis indah
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status