Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nyai Selendang Wungu : Gadis Lugu Jadi Pemburu

Nyai Selendang Wungu : Gadis Lugu Jadi Pemburu

Khas wanita bangsawan yang merasa berada di tempat yang tidak seharusnya. Nyi Sambi berbisik kepada Misah, ia menyuruhnya untuk mengambil minuman dan sedikit cemilan yang baru dibuatnya tadi. Singkong tumbuk yang dicampur gula merah, cemilan manis yang sangat disukai oleh Misah. "Tidak usah repot-repot Nyi, aku cuma ingin bicara sebentar," Nyai Sri berkata. "Tidak repot Den Ayu, cuma air," sambil tersenyum Nyi Sambi berkata.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as menyibak
Read
+Library
Menyingkap Tabir

Menyingkap Tabir

"Apa suaraku kurang jelas?" Ayana masih terdiam untuk mencerna apa yang terjadi. "Kamu tidak dengar apa yang kukatakan? Aku baru saja memintamu untuk mengambil minum untukku." Perempuan berjilbab itu kembali tersadar. Ia mengerjap beberapa kali. Menghilang rasa kagetnya. "Maaf, Mbak. Tapi, saya buk--"
2.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as menyibak
Read
+Library
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Sambil menunggu sarapanku tiba, aku membuka gawai memeriksa beberapa notipikasi. "Silahkan Non, special pake banget deh pokoknya," ucap Bibik dengan senyum yang merekah. Kucium kumpulan asap yang ada diatas sandwith, lalu mengambil garpu juga pisau yang berteger cantik disamping piring. Paduan roti bakar, telur juga mayones langsung mendarat dilidahku. Sudah lama tidak menyantapnya, rasanya menjadi semakin enak. Dengan cepat kulahap makanan faforitku ini dengan nikmat. Berharap ingin menikmati satu porsi lagi.
9.832.1K viewsCompletedAdded to Library 930 Times as menyibak
Read
+Library
Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

bisiknya riang. Sienna membuka kulkas raksasa, memilih beberapa bahan sederhana, dan mulai bekerja. Mengenakan apron putih polos yang tergantung di belakang pintu, ia mengupas bawang dan kentang sambil bersenandung pelan. Bau tumisan mulai memenuhi ruangan saat suara langkah berat menggema dari belakang. “Apa kau sedang mencoba membakar rumahku?”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as menyibak
Read
+Library
Kekasih Di Balik Kabut

Kekasih Di Balik Kabut

Cuma pengusaha remahan mede. Hamiz : Kang Farisyasa remahan, terus, aku, apa? Zarif : Butiran debu. Yanuar : Di balik kelambu. Haryono : Di dalam baju. Jaka : Bambu. Dharvan : Tebu. Mardi : Gehu. Kasyafani : Labu. Said : Keju. Fathan : Buku. Nugraha : Sapu. Arudra : Dadu.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as menyibak
Read
+Library
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

Makanan tersebut adalah Lambiyun, ubi hutan yang dibakar dengan menggunakan batok kelapa, sebelum dibakar ubi tersebut terlebih dahulu direndam air susu sapi perah. "Mohon maaf, Kakang. Apakah besok Kakang jadi berangkat ke barat?" tanya Lasmina meluruskan pandangannya ke wajah Ramandika. "Jadi, tapi bukan besok," jawab Ramandika, "malam ini Kakang akan langsung berangkat, supaya besok tiba di sana," sambungnya sambil mengunyah makanan.
1032.4K viewsCompletedAdded to Library 648 Times as menyibak
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Papa dan Kak Dika yang kebetulan sedang santai di rumah pun ikut bergabung. Selin mengeluarkan barang satu per satu: "Ini buat Mama, mukena sutra asli yang lembut, beberapa pot lulur Bali sama tas rotan etnik yang Mama titip kemarin." "Ini buat Papa." Papa menerima beberapa bungkus kopi kintamani sama kaos khas Bali. "Wah, mantap." Sahut Papa. "Buat gue mana?" Potong Kak Dika. "Sabar, Kak! Ini beberapa pie susu, kacang khas Bali, dan baju barong buat Kak Dika pakai tidur," Selin terkekeh melihat ekspresi kakaknya.
10799 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as menyibak
Read
+Library
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Brakkk Braaakkk Braaangggg "Astagfirullah!" ucap ibu ibu yang membantu di dapur, pasalnya suara ribut tadi berasal dari dalam kamar almarhumah dimana Dika masih di kurung di sana karna terus mengamuk jika mendengar nama atau bayinya di sebut.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as menyibak
Read
+Library
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Makky merasa mulutnya terbakar ketika mengambil suapan pertamanya semua rongga mulutnya serasa penuh dengan api tapi di bawah tatapan Laiba pemuda itu memaksakan untuk terus memakannya. "Kamu berkeringat," ujar Laiba sambil dengan santai menyantap makanan miliknya sedangkan Makky tidak menyahut dirinya fokus untuk mengambil suapan selanjutnya. Porsi itu tidak terlalu besar jika makan secara perlahan itu akan lebih menyiksa jadi Makky terus mengunyah tanpa henti meskipun perasan terbakar memenuhi mulut dan perutnya. "Burung foniks api sedang terbakar," Laiba tersenyum penuh kemenangan.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as menyibak
Read
+Library
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

Entah siapa yang memberitahunya aku ada di sini. "Umi mau buat sarapan dulu," ujar Teh Ratih sambil beranjak ke dapur, tetapi ketika melewatiku sempat berbisik, "Bicaralah, ingat jangan pakai emosi!" "Abi juga mau ambil buah jambu Cincalo," timpal Kang Yahya sambil berlalu ke luar rumah.
9.725.8K viewsCompletedAdded to Library 955 Times as menyibak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status