Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Dia berkata, “Duh, Massika, bukannya Abang ngga mau mengantarkanmu, tapi … perut Abang mules banget, nih! Maaf, ya …,” “Ish … yah sudah lah, aku berangkat dulu,” “Eh, buka dulu pagarnya ini, woy!” “Maaf, Bang, aku buru-buru! Dadah ….” ***
108.1K viewsOn holdAdded to Library 307 Times as menyibak
Read
+Library
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

“Kerupuk rambak sapi, gudeng kering, tahu tempe bacam, nanti tinggal digoreng aja ya, sama kering kentang kacang.” Shea mengerling mendengar menu terakhir karena Jerikho pasti suka. “Suami kamu belum bangun?” “Belum Ma, dia bangunnya siang," jawab Shea, seenak udel. Lalu duduk di stool, mulai mengambil sendok dan menyuap kuah bubur. “Nanti bangun-bangun pasti minta dibuatin sarapan.”
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as menyibak
Show Reviews (18)
Read
+Library
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Read All Reviews
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

“Hayo tebak apa?” Nina membukanya dan mendapati dua bungkus ubi manis panggang ada di dalam kresek. “Kamu kok tahu aku lagi pengen makan ini?” Tikta tertawa lebar, “Soalnya kamu waktu tidur ngigau bilang mau ubi manis panggang.” Nina terdiam sebentar, sejurus kemudian wajahnya memerah mendengar omongan Tikta. Dia mengigau?
3.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as menyibak
Read
+Library
Terjebak Ikatan Pernikahan

Terjebak Ikatan Pernikahan

"Umm... " Sarah meraih ponsel nya, ia melihat postingan seseorang tentang ubi cilembu bakar, membuat Sarah kepingin, ia benar-benar ingin makan ubi cilembu apa lagi suaminya sendiri yang membelikannya. "Alex... ".panggil Sarah lembut. " Umm,, ada apa ?." tanya Alexander saat ingin tidur di tempat tidur. "Akuu,, aku ngga tau tapi aku pengen ubi cilembu bakar, bisa kamu belikan ?."
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as menyibak
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban. “Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari. “Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor. “Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as menyibak
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

" Tiba-tiba, suara tepuk tangan terdengar dari kegelapan. Evan melangkah keluar dari bayangan, didampingi dua pengawal bersenjata. "Pertunjukan yang bagus, Kinanti," puji Evan. "Arya, kau tidak sebodoh yang kukira. Tapi sayangnya, kau terlalu sentimental. Ibu Ratih memang tidak di sini. Tapi ibumu ada di sini." Arya terkejut. "Ibu Ratih? Apa maksudmu?"
10851 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as menyibak
Read
+Library
IBU YANG KAU BUANG

IBU YANG KAU BUANG

Setelah bersih, aku merebusnya di atas kompor yang sudah menyala. Sambil menunggu telur matang, aku menyiapkan bumbu. Tapi saat aku sedang sibuk menyiapkan bumbu, aku mendengar suara pintu diketuk dengan keras tanpa henti. Aku lupa, tadi aku mengunci pintunya dari dalam. Aku meletakkan cabai yang akan aku potong, lalu bergegas mematikan kompor terlebih dahulu. Kemudian aku melangkah keluar dari dapur menuju pintu.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as menyibak
Read
+Library
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Dia mengangkat telepon dan berkata dengan suara manja, “Iya, sayang … aku pulang sekarang ya. Jangan kangen, ya … muah muah .…” Dia melirikku lagi, lalu pergi sambil memegangi perutnya. Aku hanya merasa geli. Dua anak delapan belas tahun membesarkan bayi. Aku benar-benar penasaran, seberapa bahagia mereka bisa bertahan.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as menyibak
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Namun, karena takut ketahuan orang lain, aku hanya bisa mengatupkan bibir rapat-rapat. Dia menunduk, mendekatkan wajahnya ke telingaku. Lalu dengan napas yang panas, dia membisikkan kata, "Kalau nggak mau ketahuan, buka kakimu ...." Suara rendahnya seolah menyihirku. Aku gemetar karena gairah, dan perlahan-lahan mulai membuka kedua kaki jenjangku yang mulus. "Benar-benar nggak bisa ... ini mau jatuh keluar."
3.5K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as menyibak
Read
+Library
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

Begitu pintu tertutup, pria itu langsung mengunci, lalu mematikan semua lampu kecuali satu lampu kecil di dapur. “Nama saya Surya,” katanya. “Kalian bisa panggil S.” Delia menatap sekeliling. Unit itu tampak kosong, tapi terlalu rapi untuk sekadar apartemen tak terpakai. Ada tas medis, senjata kecil di laci terbuka, dan laptop yang masih menyala. “Kau kerja untuk siapa?” tanya Delia tanpa tedeng aling. Surya tersenyum tipis. “Dulu, untuk ayah Arga. Sekarang… untuk siapa pun yang belum mau mati.”
668 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as menyibak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status