Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beneath the Mafia’s Veil

Beneath the Mafia’s Veil

Sebuah buah jingga berduri halus menarik perhatiannya. “Apa ini?” tanya Evelyn pada penjualnya. “Itu buah muluha khas dari pulau ini” jawab penjual sambil mengiris satu dan memberikan potongan kecil kepada Evelyn. “Rasanya manis dengan sedikit asam.” Evelyn mencicipi potongan itu dan matanya langsung melebar. “Ini enak sekali!” katanya dengan antusias. Leon, yang berdiri di sebelahnya, mengambil satu potongan untuk mencoba. Ia mengunyahnya perlahan, lalu mengerutkan dahi. “Manis, tapi rasanya seperti... permen campur cuka.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

“Ramuan legendaris yang bisa membersihkan erisipelas dan memperbaiki fondasi yang rusak!” “Warnanya ungu, sejak kapan Jamur Sajak Pahit berwarna seperti ini? Bukankah biasanya merah?” “Aku juga tidak tahu, tapi ini jelas Jamur Sajak Pahit.” Wajah mereka semua memerah karena kegembiraan. Jantung berdegup kencang, napas terasa sesak.
9.8269.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai merah jingga
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Warna merah bertuliskan kebencian, warna biru bertuliskan kenangan, warna kuning bertuliskan dilupakan, dan warna hijau bertulisan harapan. Suara langkah kaki menginterupsi. Jihan menoleh saat menyadari bukan hanya dia yang ada di ruangan ini. Seorang wanita bergaun putih berdiri di sampingnya. Rambut panjang menyentuh paha, kulit pucat yang berseri, dan wajah yang begitu cantik dan bersinar bak dewi. Ya, dia adalah Nyai Damini, dalam wujud yang lain. "Hidup itu pilihan. Kalau kau mau hidup, kau harus memilih. Mana dari ke empat pintu itu yang akan kau pilih, Jihan?" Nyai Damini memulai percakapan.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Dia sama sekali tidak menyangka omongannya benar-benar menjadi kenyataan! Barusan, Bradford langsung merebut tuas kendali dari tangan pria itu dan pisau pemotong seketika membelah batu mentah menjadi dua. Karena sudut pandangnya, Madan menjadi orang pertama yang melihat isi di dalamnya. Merah, jingga, kuning, hijau, hijau kebiruan, biru, ungu ... ditambah hitam dan putih. Giok sembilan warna benar-benar muncul!
10274.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.9K kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Suami Sedingin Salju (love me please, Hubby)

Terpikat Pesona Suami Sedingin Salju (love me please, Hubby)

ujar Gilang lagi. "Eh, eh, eh, kenapa jus Apelnya berwarna hijau dan rasanya agak pedas gitu?" Tanya Gio pada Risa, Risa dan Amira hanya tersenyum kecil. "Bunda menambahkan daun mint, katanya supaya lebih segar," jawab Amira mewakili Risa menjelaskan pada Gio.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Hamparan tanah, sisa-sisa hutan lampau yang sudah lama mati. Lagi-lagi, tawa lantang Gadis Merah. Satu-satunya paling hingar bingar di tempat itu. Gadis Merah menghadang langkah Raojhin, berputar-putar saja di sekitar tempat itu. "Ra berarti merah...." Ujar Gadis Merah mendekati Raojhin mematung di tempat. Senyum semerah darah di bibirnya, cantik sekaligus mengerikan.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Tersemat lukisan Arden yang mengenakan setelan jas berwarna merah, dan juga jam tangan stainless pasti itu adalah jam tangan mahal yang Thalisa ketahui hanya dengan melihatnya sekilas. "Silahkan duduk," pinta Arden. Ia menyuruh Thalisa duduk di kursi yang berhadapan dengan kursi kerjanya. Thalisa menurut dan duduk di kursi tersebut tanpa ingin berpikiran yang aneh-aneh.
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Mendadak aku berhenti tepat di ambang pintu dan itu membuat remaja gendut ini menabrakku. Bukankah biasanya warna jingga senja ini cepat berlalu? Biasanya, gradasi langit dari jingga, ungu dan merah akan berakhir di ufuk barat. Paduan warna majestic langit itu akan menyusup dalam warna gelap malam yang hitam. “Senja di sini memang lama berlangsung seperti ini ya?” tanyaku sambil memandangi langit jingga yang terbentang di atas sana.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Mendarat di lengan. Tawa pecah di mana-mana. “Balas! Balas! Balas!” Emma berdiri di tengah kekacauan. Tubuhnya mulai dipenuhi warna. Merah. Kuning. Cokelat. Entah apalah. Aroma saus, minyak, dan makanan bercampur jadi satu. Menusuk. Namun, Emma tetap tenang dengan pandangan mata tajam.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mereka duduk bersila, lalu menyerbu roti lapis dan jus jeruk. “Enak banget, Bun!” seru Rama dengan mulut penuh. “Lihat, aku bisa makan tiga gigitan sekaligus!” Raka pamer, remah-remah roti berjatuhan. Rajen mengangkat potongan semangka. “Bun, kenapa semangka warnanya merah?” Aluna tertawa kecil. “Karena semangka merah itu yang paling manis.”
1032.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai merah jingga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status