Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBANTU NAIK KELAS

PEMBANTU NAIK KELAS

“Ok. Saya ambil semua. Creme brulee, ada berapa stock?” “Tidak banyak, hanya ada 20 cup,” jawab Zeega singkat. “Saya ambil semua juga. Tolong pisahkan ya antara cheese cake dan creme bruleenya. Punya kartu ucapan?” “Ada. Mau dituliskan sekalian?” “Tidak usah, saya tulis sendiri. Sudah itu saja. Berapa semuanya?” Transkasi jual beli pun selesai dilakukan. Sambil menunggu pesanannya dipacking, Merlyn menepi ke sebuah kursi di dekat jendela besar.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as merengut
Read
+Library
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Pria itu mendorong roti-roti itu dengan kasar ke dalam kerongkongan Meri. “Huuuk Huukkk Huukkk..” Meri terbatuk-batuk memuntahkan roti-roti tersebut. Sementara itu pria tersebut menyeringai jahat melihatnya. “Bagaimana? Benarkan roti-roti ini lezat? Ayo, makan sekali lagi!” Rameng kembali membuka mulut Meri dan menusukkan jari-jarinya itu ke dalam mulut wanita tersebut. Meri yang tidak mau tercekik untuk yang kedua kalinya itu langsung menggigit jari Rameng dengan begitu kuat.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as merengut
Read
+Library
Secret of the "Black"

Secret of the "Black"

Aroma telur dan mentega mengudara di dalam sebuah toko kue yang berdiri di pinggiran jalan Gangnam. Kedua mata Hye Jin membulat besar, melihat berbagai macam bentuk kue tar di dalam etalase. Mulai dari rasa cokelat, strawberry, red velvet, hingga green tea, membuat gadis itu dilema untuk memilih. Aroma dari kue-kue itu bercampur di indera penciuman Hye Jin.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as merengut
Read
+Library
Serpihan Kenangan

Serpihan Kenangan

Wangi semerbak dari mentega bersama roti bawang kemudian memenuhi udara dapur dengan style seperti mini bar ini dalam sekejap setelah Bryan memanggang roti tersebut. Sembari menunggu Bryan selesai menyiapkan sarapan, aku terlebih dahulu mengganjal lambungku dengan segelas susu stroberi dingin selagi bahu tegap berbalut kaos oblong milik Bryan itu sedang kujadikan sebagai tempat atensi kedua mataku bertumpu.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as merengut
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

Aroma koktail, campuran manis dan tajam, menguar di udara, menambahkan daya pikat pada tempat itu. Rach duduk di salah satu kursi bar, jari-jarinya yang lentik melingkari gelas martini yang setengah penuh. Dia menatap cermin besar di belakang rak botol, melihat pantulan wajahnya di antara bayangan botol-botol minuman yang berkilauan. Pandangannya kosong, tapi bibirnya melengkung membentuk senyum tipis, seakan dirinya masih tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini. “Menikah? dijodohi?” tanya teman Rach, yang sedikit kaget mendengar ucapan itu.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as merengut
Read
+Library
Menikahi Suami Palsu

Menikahi Suami Palsu

"Mbak ... Mbak!" seru Astrid menepuk bahu kanan Wendy. "Eh, i-iya, ada apa?" ucap Wendy gelagapan dan meneruskan menguleni adonan danish pastry--sejenis croissant berbentuk lingkaran atau pita yang berasal dari Denmark--yang sempat terhenti. Buru-buru dia menutup campuran tepung terigu, ragi, gula, margarin, hingga susu bubuk dengan serbet lembap untuk didiamkan selama satu jam.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as merengut
Read
+Library
BERBAGI CINTA

BERBAGI CINTA

Tomatnya dan selada yang segar. Gorengan renyah dengan ebi furainya atau udangnya. Semua gorengannya cukup besar. "Ada minuman favorit, kamu pasti suka." Lelaki itu seperti berpromosi. Pelayan datang dengan Ice Pink Cotton Candy. Sebuah minuman yang mungkin belum pernah kucoba. Dalam bahasa Inggris, artiny es permen kapas pink. Minuman manis ini diproduksi dalam sebuah mesin yang gulanya diputar-putar menjadi permen berbentuk kapas.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as merengut
Read
+Library
30 Days With Mr. Vague

30 Days With Mr. Vague

Terlalu kecil. Louton menuang wine ke dalam gelas yang kupegang dan seketika gelas bening itu diisi dengan air berwarna merah kental. Sekilas aroma yang tercium seperti aroma plum yang tercampur dengan aroma rempah-rempah. Setelah cukup, Louton berganti menuang wine tersebut ke dalam gelasnya. Tanpa berkata apa-pun ia langsung meneguk wine-nya dengan ekspresi yang datar. Seakan itu adalah segelas air mineral biasa.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as merengut
Read
+Library
Lima Jari Playboy

Lima Jari Playboy

Jika dugaanku benar, berarti sejak tadi dia memang menggodaku. “Ada apa, Mandy?” aku yang pura-pura tak paham dengan rasa kecewanya pura-pura saja melemparkan pertanyaan kepadanya. “Ah, tidak,” Mandy tertawa singkat dan tipis. Ketika Mandy menuangkan champagne ke kedua gelas itu, justru aku malah takjub dengan warna minuman alkohol yang disuguhinya ini. Di minuman bening itu, terdapat rerontokan yang mirip sereal dengan warna emas. Lalu, jika gelasnya digoyang-goyangkan dengan putaran melingkar ke arah kanan maupun kiri, maka rerontokan emas itu seolah mencair dan menyatu dengan minuman champagne itu.
9.320.3K viewsOn holdAdded to Library 750 Times as merengut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status